Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jelang Imlek, Klenteng Tertua Jepara Dipercantik

Jelang Imlek Klenteng Tertua Jepara Dipercantik

Warga menata lampion di Klenteng Hian Thian Siang Tee. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

Murianews, Jepara – Jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2574/2023, Kelenteng Hian Thian Siang Tee dipercantik. Kelenteng di ujung selatan Kabupaten Jepara itu diketahui sudah berusia lebih dari 400 tahun.

Sejak Jumat (13/1/2023), kegiatan bersih-bersih Kelenteng di Kecamatan Welahan itu dilakukan. Mulai dari membersihkan patung-patung dan sejumlah peralatan lainnya, hingga mempercantik ruangan peribadatan.

Sejumlah orang tampak sibuk menata lampion di sana. Sejumlah lampion yang sudah tak layak diganti dengan yang baru. Sejumlah umat dari Semarang juga turut membantu merapikan tempat usai mereka beribadah.

’’Perayaan Imlek tahun ini terasa lebih meriah dibanding dua tahun pandemi lalu,’’ kata Suwoto Bodivinyana, Sekertaris Yayasan Pusaka Klenteng Hian Thian Siang Tee, saat ditemui Murianews, Sabtu (14/1/2023).

Baca: Main Judi Togel, Warga Ngabul Jepara Ditangkap

Walai begitu, kesederhanaan tetap dijaga lantaran sudah menjadi tradisi di Kelenteng Hian Thian Siang Tee. Tak ada arak-arakan seperti di klenteng-klenteng kota lain.

’’Kalau yang rame di sini itu saat merayakan Cap Go Meh. Kalau Imlek kami hanya ibadah-ibadah biasa,’’ ucap Suwoto.

Dijelaskan, ada sejumlah agenda dalam rangkaian perayaan Imlek di kelenteng tersebut. Rencananya, Minggu (15/1/2023) digelar upacara Kongco dan Para Sien Bing Shang-an.

Di momen itu, warga Tionghoa menjalankan ibadah bersamaan dengan para dewa naik menuju langit untuk melaporkan segala sesuatu yang terjadi sepanjang tahun ini pada Tuhan.

Kemudian, pada Sabtu (21/1/2023), umat akan menjalankan ibadah menyambut malam Imlek. Lalu pada keesokan harinya mereka merayakan Imlek.

Lalu pada Selasa (24/12/2023) malam, akan digelar pertunjukan wayang kulit. Pagelaran ini memang selalu rutin dijalankan setiap kali merayakan Imlek.

’’Dalam tradisi kesederhanaan, kami tetap merasakan kegembiraan dan kekhusyukan dalam beribadah di perayan Imlek,’’ imbuh Suwoto.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.