Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Perayaan Imlek di Lasem Rembang Digelar Sederhana

Perayaan Imlek di Lasem Rembang Digelar Sederhana

Kondisi kelenteng di Lasem, Rembang, relatif sepi jelang tahun baru Imlek 2023, Jumat (13/1/2023). (Detik.com/Mukhamad Fadlil)

Murianews, Rembang – Perayaan tahun baru Imlek di Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah digelar sederhana. Kondisi ekonomi yang belum pulih betul akibat Pandemi Covid-19 jadi sebabnya.

Kegiatan gotong-royong warga membuat lampion seperti biasanya tak tampak di sana. Sejumlah permukiman etnis Tionghoa di Lasem juga tampak sepi.

Di ketahui, ada tiga permukiman Tionghoa di Lasem, yakni di sekitar Kelenteng Cu An Kiong Desa Soditan, Kelenteng Poo An Bio Desa Karangturi, dan Kelenteng Gie Yong Bio Desa Babagan.

Ketiga kelenteng itu juga masih tampak sepi. Hiruk pikuk menyambut Imlek hampir tak terasa di sana. Hanya beberapa penjaga yang sedang duduk menunggui kelenteng. Seperti di Kelenteng Cu An Kiong dan Poo An Bio.

Baca: Jalan Blora-Rembang Terancam Longsor, Warga Berharap Segera Ada Penanganan

Sementara di Kelenteng Gie Yong Bio hanya ada seorang warga yang tengah sedang melipat ‘uang’ kertas sembahyang yakni salah satu media untuk sembahyang umat Konghucu.

Melansir Detik.com, Sabtu (14/1/2023), Rudi Hartono, salah satu tokoh Tionghoa di Lasem mengatakan, perayaan imlek di tempatnya tahun ini memang digelar dengan cukup sederhana. Menurutnya, warga hanya menggelar kegiatan bersih-bersih di tiga kelenteng itu.

’’Ya kami rayakan sederhana. Hanya persiapan bersih-bersih gitu aja, di tiga kelenteng itu kami bersih-bersih. Imlek itu kan tanggal 21 (Januari 2023, red), itu ada sembahyang sekitar jam 22.00 WIB di tiga kelenteng,’’ kata Rudi.

Rudi membenarkan kondisi ekonomi warga yang belum begitu pulih jadi alasan perayaan Imlek digelar sederhana. Puncak kegiatan pun hanya menggelar makan dan doa bersama.

’’Menyangkut ekonomi enggak sebaik kemarin-kemarin. Kalau merayakan ya merayakan, tapi ya sederhana. Puncak Imlek hanya makan dan doa bersama yang dipusatkan di Kelenteng Cu An Kiong. Nanti ditutup pentas barongsai tapi ini belum pasti,’’ ujarnya.

 

Penulis: Zulkifli Fahmi
Editor: Zulkifli Fahmi
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.