Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penting Diketahui, Ini Gaya Hidup yang Perlu Dijalani Pengidap Diabetes Melitus!

Penting Diketahui Ini Gaya Hidup yang Perlu Dijalani Pengidap Diabetes Melitus

Foto: Ilustrasi (pixabay.com)

Murianews, Kudus – Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh.

Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia. Jika diabetes tidak dikontrol dan ditangani dengan baik, dapat menimbulkan berbagai komplikasi penyakit.

Oleh sebab itu, penting sekali mengetahui gejala umum diabetes sejak dini. Dengan demikian, penyakit ini bisa ditangani dengan tepat agar terhindar dari komplikasi yang membahayakan penderita diabetes.

Baca juga: Ini Manfaat Puasa bagi Penderita Diabetes yang Perlu Diketahui

Melansir dari Halodoc, Jumat (13/1/2023), penyebab utama diabetes adalah pola makan yang tidak baik. Yaitu, kebiasaan makan berlebihan atau mengonsumsi makanan yang mengandung banyak gula tambahan.

Kabar buruknya, penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Meski begitu, pengobatan tetap harus dilakukan untuk mengontrol kadar gula, sehingga selalu stabil dan menghindari gangguan kesehatan. Pengidap diabetes melitus yang tidak mengontrol kadar gula dalam darah berisiko mengalami komplikasi, seperti neuropati saraf perifer atau gangguan saraf tepi. Kondisi ini menyebabkan pengidap penyakit ini merasa kebas pada telapak kaki dan rentan mengalami luka pada bagian tersebut.

Maka dari itu, sangat penting bagi pengidap diabetes melitus untuk mengontrol kadar gula harian. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengontrol penyakit diabetes, salah satunya adalah perubahan gaya hidup.

Bagaimana gaya hidup yang perlu dijalani pengidap diabetes melitus?

Pola Makan dan Asupan Gizi

Perubahan yang harus dilakukan pertama adalah pola makan dan asupan gizi. Sebenarnya, tidak banyak perbedaan makanan antara orang sehat dengan pengidap diabetes, hanya saja perlu sedikit penyesuaian. Orang yang mengidap penyakit ini disarankan untuk menghindari jenis makanan yang mengandung terlalu banyak gula tambahan.

Tak hanya itu, pengidap diabetes melitus juga disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan bergizi. Tingkatkan juga jumlah asupan makanan yang rendah lemak serta rendah kalori sehingga kadar gula bisa lebih dikontrol.

Pengaturan pola makan untuk pengidap penyakit ini, misalnya dengan mengganti asupan karbohidrat, menjadi karbohidrat komplek, contohnya nasi merah, kentang panggang, dan oatmeal.

Rutin Berolahraga

Sebenarnya olahraga sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh siapa saja, tidak hanya pada pengidap diabetes. Akan tetapi, pengidap penyakit diabetes yang berolahraga secara teratur ternyata bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa, lho. Berolahraga bisa membantu tubuh tetap bugar dan gejala diabetes tidak mudah menyerang.

Selain itu, berolahraga bisa membantu menjaga berat badan tetap seimbang. Pada pengidap diabetes, berat badan berlebih alias obesitas adalah hal yang harus dihindari. Beberapa jenis olahraga yang bisa dilakukan pengidap diabetes melitus adalah berjalan santai, berenang, jogging, bersepeda, atau sekadar melakukan aktivitas harian seperti membersihkan rumah.

Selalu Cek Gula Darah

Pengidap diabetes melitus harus selalu memantau kadar gula darah. Hal ini penting untuk memastikan kondisi tubuh dan mencegah serangan atau komplikasi muncul secara tiba-tiba. Kamu bisa mengetahui kadar gula darah dengan melakukan alat pengukur gula darah yang disebut glukometer.

Minum Obat

Pada beberapa kondisi, menjaga kadar gula darah tetap seimbang terkadang tidak bisa dilakukan hanya dengan menerapkan pola hidup sehat. Kamu mungkin membutuhkan konsumsi obat-obatan untuk menangani kondisi ini.

Biasanya obat-obatan akan diberikan oleh dokter sesuai dengan kebutuhan tubuh dan keluhan penyakit. Pastikan untuk rutin mengonsumsi obat dan dapatkan suntikan insulin jika dibutuhkan.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com

Ruangan komen telah ditutup.