Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kerugian Akibat Puso Padi di Kudus Bisa Capai Rp 50 Miliar

Area persawahan di Kecamatan Jekulo yang tergenang banjir. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, memperkirakan kerugian akibat banjir yang merendam tanaman padi di Kudus bisa mencapai Rp 50 miliar. Di mana kalkulasi potensi kerugiannya dihitung berdasarkan umur padi dan luas lahan.

Sesuai data dari dinas, ada sebanyak 3.486 hektare tanaman padi yang terancam puso. Sebanyak 219,5 hektare di antaranya berumur satu sampai 45 hari setelah tanam (HST). Kemudian 3.266 hektare sisanya, adalah tanaman padi berumur lebih dari 45 HST.

Sub Koordinator Tanaman Pangan Dispertan Kudus Arin Nikmah mengungkapkan, umur tanaman padi yang terendam banjir memang berkisar satu hingga 120 HST.

Untuk tanaman padi berumur satu sampai 45 HST kerugiannya memiliki estimasi sekitar Rp 6 juta per hektare. Sementara padi yang umurnya lebih dari 45 hari, nilai kerugiannya kurang lebih ditaksir mencapai Rp 15 juta per hektare.

”Nah itu tinggal mengkalikan saja, 219,5 hektare dikali Rp 6 juta jumlahnya kurang lebih Rp 1,3 miliar, lalu ditambah 3.266 hektare dikali Rp 15 juta jumlahnya kurang lebih Rp 48,9 miliar. Jika ditotal, potensi kerugiannya kurang lebih Rp 50 miliar,”  ucapnya, Jumat (13/1/2023).

Baca: 3.705 Hektare Tanaman Padi di Kudus Terendam Banjir

Pihak dinas sendiri, kini tengah mengupayakan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) untuk tanaman padi di Kudus yang terendam banjir. Di mana saat ini ada sebanyak 417 hektar yang sudah diajukan klaim asuransi.

”Untuk asuransi masih proses dan sudah ada yang diverifikasi, ada 417 hektare yang bisa kita ajukan klaim,” pungkasnya.

Banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, sudah hampir dua pekan ini merendam 3.705 hektare tanaman padi di sejumlah kecamatan di Kota Kretek. Sebanyak 3.486 hektare di antaranya bahkan terancam puso.

Baca: Pemkab Kudus Tetap Minta Dua Embung untuk Atasi Banjir

Kecamatan Undaan, jadi wilayah yang paling banyak tergenang. Di mana ada sebanyak 2.264 hektare tanaman padi yang terendam banjir.

Selain Undaan, sawah padi di Kecamatan Jekulo juga terendam sebanyak 587 hektare. Kemudian Kecamatan Kaliwungu sebanyak 403 hektare, Kecamatan Mejobo ada 304 hektare,  dan Kecamatan Jati 147 hektare.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.