Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Diduga Lakukan Jual Beli Bayi, Perempuan Klaten Diamankan Polisi

Tersangka penjualan bayi perempuan yang ditangkap personel Polres Klaten dihadirkan saat digelar konferensi pers di Polres Klaten, Jumat (13/1/2023). (Solopos.com/Taufiq Sidik Prakoso)

Murianews, Klaten – Polres Klaten mengamankan seorang perempuan berinisial LS (29) karena diduga melakukan praktik jual beli bayi yang diketahui baru berusia satu hari.

Warga Kecamatan Karangdowo itu ditangkap saat personel gabungan Polres Klaten menggelar patroli cipta kondisi dengan sasaran perhotelan, Selasa (10/1/2023) lalu.

Kanit PPA Satreskrim Polres Klaten, Ipda Febryanti Mulyadi mengatakan, penangkapan tersebut berawal saat petugas melakukan pemeriksaan di salah satu hotel wilayah Kecamatan Ceper.

Baca: Ini Tanda Bayi Tidak Cocok Minum Susu Formula dan Cara Mengatasinya

”Saat itu, petugas mendapati seorang perempuan dan seorang bayi perempuan yang baru lahir menginap di hotel tersebut,” katanya saat jumpa pers seperti dikutip Solopos.com, Jumat (13/1/2023).

Ia mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan, identitas perempuan dan nama ibu pada surat keterangan lahir bayi itu berbeda. Polisi yang curiga kemudian mengecek ponsel perempuan itu dan mendapati ada chatting tawar menawar harga bayi perempuan.

”Polisi kemudian membawa perempuan itu bersama bayi yang berumur satu hari ke Polres Klaten guna pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

Ia menjelaskan, diduga kuat pelaku sedang menunggu orang yang berniat mengadopsi bayi perempuan belum bernama dan berumur satu hari itu.

Baca: Polisi Buru Pembuang Bayi di Mijen Kudus

”Motif tersangka melakukan praktik penjualan bayi untuk mendapatkan keuntungan. Pelaku diketahui juga seorang ibu yang memiliki dua anak dan salah satu anak masih bayi,” tegasnya.

Ia menambahkan, Satreskrim Polres Klaten masih melakukan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga menelusuri orang-orang yang menawar bayi perempuan itu. Polisi juga masih menelusuri kemungkinan tersangka masuk dalam sindikat.

”Masih diperdalam lagi (kemungkinan terlibat dalam sindikat). Tetapi untuk sementara tersangka membikin grup sendiri dan mengunggah sendiri,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.