Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Relokasi Pedagang Sayur Pasar Bitingan Harus Berjalan Bulan Ini

Aktivitas di Pasar Bitingan Kudus. (MURIANEWS/Vega Ma’arijil Ula)

Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo menegaskan jika relokasi pedagang sayur Pasar Bitingan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, ke Pasar Ternak di Lingkar Gulang harus sudah berjalan pada bulan ini.

Penataan di lokasi pun kini tengah dikebut sejumlah instansi terkait. ”Bulan ini harus segera pindah, jadi di sana akan ditata,” katanya, Jumat (13/1/2022).

Hartopo berharap para pedagang bisa legawa untuk dipindah ke pasar ternak. Pihaknya juga akan menyiagakan petugas di lapangan  bila tetap ada yang nekat berjualan di depan Pasar Bitingan.

”Ini demi kebaikan Bersama. Nanti akan ada petugas yang berjaga di sana, ini kan ya demi menjaga muka Kota Kudus agar tidak kumuh,” ungkapnya.

Asisten II Sekda Kudus Jadmiko Muhardi Setiyanto menambahkan, Pasar Hewan Gulang dinilai lebih representatif untuk menampung pedagang sayur dari Bitingan. Selain aksesnya juga mudah, kata dia, truk yang mengangkut sayur mayur juga bisa masuk ke lokasi pasar.

”Pemanfaatan pasar tersebut kan ya tidak setiap hari juga, jadi tidak masalah,” pungkasnya.

Relokasi pedagang sayur Pasar Bitingan sendiri akan bersifat permanen. Artinya pedagang sayur tersebut tidak boleh menurunkan dagangan di Pasar Bitingan lagi.

Baca: Kumuh, Pedagang Sayur Pasar Bitingan Segera Direlokasi

Ketika relokasi dilakukan bisa mempercantik kawasan tersebut. Yang kemudian bisa menarik investor untuk memanfaatkan lahan bekas Mal Matahari Kudus.

Di mana untuk saat ini mulai banyak pihak yang bertanya-tanya mengenai kawasan tersebut. Walau memang realisasinya belum ada yang mencapai tahap kesepakatan.

Baca: Pedagang Sayur Pasar Bitingan Kudus Mau Direlokasi, Tapi Emoh ke Pasar Hewan

Agar bisa lebih tertata kembali, kawasan tersebut pun direncanakan untuk bisa dimanfaatkan RSUD Loekmono Hadi Kudus untuk lokasi parkir.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.