Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

2 Curanmor Spesialis Isuzu Elf Asal Demak Diringkus Polisi

Pelaku pencurian minibus di Jalan Sriwijaya Baru, Kota Semarang, Sunarto, memperagakan cara membobol minibus yang ia curi, saat gelar di Mapolrestabes Semarang pada Kamis (12/1/2023). (Ponco Wiyono-Solopos.com)

Murianews, Semarang – Dua curanmor spesialis Isuzu Elf asal Kabupaten Demak diringkus Polrestabes Semarang. Kedua curanmor tersebut diketahui bernama Angga Harry Prasetyo (30) dan Sunarto (45). Keduanya mengaku memilih minibus Isuzu Elf ini yang mereka kuasai spesifikasinya.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan mengatakan, keduanya diringkus polisi usai mencuri minibus jenis Isuzu Elf bernopol H 7085 AC milik pasangan suami istri Jati Pulung Aji dan Haretta Dyah Indrihastuti yang terparkir di Jalan Sriwijaya Baru, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan.

Baca: 10 Pelaku Curanmor di Semarang Ditangkap, Salah Satunya di Bawah Umur

Mulanya, pada Senin (9/1/2023) pagi sekitar pukul 06.00 WIB korban Aji sedang berhenti di SPBU Sriwijaya. Namun, saat menengok ke parkiran ia mendapati minibusnya sudah raib.

Begitu ia cek melalui aplikasi, ternyata GPS pada minibusnya sudah tidak aktif sejak setengah jam sebelumnya. Ia pun melaporkan kasus tersebut ke polisi.

”Pencurian dilakukan dengan mencongkel pintu mobil dan melepaskan pengaman setir. Sementara GPS dimatikan dan terakhir terdeteksi di SPBU Jalan Dr Cipto pukul 05.28 WIB,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Sementara itu, Angga, salah satu pelaku mengaku aksinya sudah disiapkan semalam sebelumnya. Ia dan Sunarto melakukan pengamatan sejak pukul 21.00 WIB.

”Kami pergi dan pukul 24.00 WIB kami datang lagi, tapi baru bisa eksekusi jam 02.00 WIB,” ungkapnya.

Begitu mobil berhasil dibobol, keduanya melarikan minibus curian itu ke Karangawen, Demak. Di sana, mereka memarkir Elf tersebut di dalam kebun.

”Rencana akan kami jual, tapi belum ada pembeli,” sambung Sunarto.

Kepada polisi dan wartawan, Sunarto sempat mengaku baru kali pertama menjalankan aksinya. Namun, ia kemudian mengaku sudah melakukan pencurian mobil jenis minibus itu sebanyak tiga kali.

Ia juga mengaku mendapatkan teknik mengakali mobil jenis Elf yang terkunci dari bengkel tempat ia bekerja. ”Karena yang bisa saya bongkar keamanannya cuma Elf,” jelas Sunarto.

Atas perbuataanya keduanya kini diamankan Unit I PIDUM Satreskrim Polrestabes Semarang. Keduanya dijerat dengan Pasal 363 dengan ancamannya penjara tujuh tahun.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.