Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ganjar Puji Kades Karangrowo Kudus Sigap Tangani Korban Banjir

Gubernur Ganjar berinteraksi dengan anak-anak di desa Karangrowo di pengungsian banjir. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkunjung ke posko pengungsian banjir di Dukuh Ngelo, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (12/1/2023). Setibanya di sana, dia pun langsung memeriksa ruang logistik, dapur umum, dan aula balai desa yang digunakan sebagai pengungsian.

Di pengungsian ini dia melihat banyak fasilitas kesehatan dan kebersihan yang cukup lengkap. Gubernur berambut putih itu lantas menyampaikan apresiasi pada relawan yang telah membantu dan melayani kebutuhan para pengungsi.

Termasuk kesigapan Kepala Desa saat mengevakuasi warganya. ”Wah ini semua lengkap, Pak Kadesnya top. Wis pokoke sehat-sehat semua. Sing sabar, mugo-mugo gek ndang surut (semoga segera surut,” ujarnya.

Ganjar sempat bertanya kenapa di wilayah Karangrowo masih tergenang banjir kepada kepala desa. Ternyata, penyebabnya adalah karena di wilayah Pati masih tergenang banjir juga.

Baca: Ganjar Upayakan Percepatan Penanganan Banjir Kudus

Walau begitu, Kepala Desa Karangrowo Heri Darwanto menjamin fasilitas pengungsi tercukupi. Begitu pula dengan kebutuhan logistik dan sanitasinya.

”Kalau di pengungsian ini lengkap, ada jamban dari PUPR, air kami mintakan dari PDAM, tidur juga di alas matras dari Kemensos dan keamanan juga lengkap 24 jam,” tuturnya.

Walau begitu, dia mengungkapkan masih ada ribuan jiwa di Dukuh Krajan yang memilih bertahan meski rumahnya terendam banjir. Penyebabnya mereka khawatir dengan harta benda di rumah.

”Kalau di Dukuh Krajan itu memang laki-lakinya yang bertahan. Tapi makanan kita suplai terus,” ungkap Heri.

Baca: Pengungsi Banjir Kudus Semringah Didatangi Ganjar

Kedatangannya Ganjar sendiri tampak menjadi pelipur lara bagi para pengungsi. Mereka tampak sumringah dengan kehadiran gubernur dengan khas rambut putihnya itu.

Di sana, dia membagikan mainan untuk pengungsi anak-anak. Ganjar juga tampak gayeng dengan para lansia dan emak-emak yang saat ia tiba, mereka sedang memasak lauk pauk untuk makan siang para pengungsi.

Ganjar memiliki alasan mengapa dia meninjau lokasi pengungsian ini. Itu karena di sini masih banyak warga yang mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir setinggi 60 meter.

Ganjar juga meninjau GKMI Tanjungkarang yang juga dijadikan tempat pengungsian oleh pemerintah desa setempat.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.