Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ganjar Upayakan Percepatan Penanganan Banjir Kudus

Gubernur Ganjar Pranowo berdialog dengan pengungsi banjir Kudus. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan untuk melakukan percepatan penanganan banjir Kudus dengan berkomunikasi lintas sektoral. Pasalnya, saat ini masih ada 29 desa di empat kecamatan di Kudus yang masih tergenang banjir.

”Kita sedang perhatikan di beberapa daerah yang masih tergenang,” kata Ganjar seusai meninjau posko pengungsian di Gereja Kristen Muria Kudus Tanjungkarang, Kamis (12/1/2023).

Di saat yang sama, Ganjar mengatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga sedang roadshow di Kudus, Jepara, dan Pati. Ganjar berterimakasih karena PUPR turut membantu penanganan banjir di Jawa Tengah.

”Pak Basuki, Menteri PUPR, hari ini sedang roadshow dari Kudus, terus Jepara, barusan kontak bupati hari ini ke Pati dan sudah ada di titik-titik yang perlu ditangani kita tangani,” ujarnya.

Bantuan yang diberikan dari Kementerian PUPR untuk banjir Kudus yakni penambahan kapasitas sepuluh kali lipat dari pompa yang sudah ada.

Baca: Pengungsi Banjir Kudus Sumringah Didatangi Ganjar

Sebelum Ganjar, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengunjungi Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (12/1/2023). Dia mengunjungi rumah pompa Tanggulangin di Desa Jati Wetan dan berjanji akan meng-upgrade-nya agar tidak terjadi banjir yang berlarut.

Langkah ini pun akan direalisasikannya tahun ini. Tiga pompa dengan kapasitas 5 ribu liter per detik siap dikirim. Sehingga banjir di Kecamatan Jati Kabupaten Kudus Jawa Tengah ini bisa segera tertangani dengan baik.

Baca: Perbaikan Jembatan Juwana Bikin Macet, Ganjar: Sabar Dulu Ya

Basuki menambahkan, akan ada perluasan pada rumah pompa di Tanggulangin. Dia pun meminta kerja sama masyarakat sekitar untuk pembangunannya nanti.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.