Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jatim

Diduga Cabuli Santriwati, Pengasuh Ponpes di Jember Ini Diperiksa Polisi

Diduga Cabuli Santriwati Pengasuh Ponpes di Jember Ini Diperiksa Polisi

Polres Jember memeriksa pengasuh ponpes Al Djaliel 2 atas dugaan kasus pencabulan (detik.com)

Murianews, Jember – Pengasuh Pesantren Al Djaliel 2 di Desa Mangan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur (Jatim) yang berinisial FH, diperiksa oleh pihak kepolisian. FH diduga melakukan aksi pencabulan terhadap santriwatinya.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah adanya laporan dari istri FH, yakni berinisial HA atas kasus pencabulan dan perselingkuhan. HA mengaku suaminya sering memasukkan santriwati ke kamar khusus yang ada di lantai dua.

Menurut AH, ada santriwati yang mendengar ada percakapan antara suaminya dengan santriwati lain di dalam kamar sekitar pukul 23.30 WIB. Akhirnya, santriwati itu mengetok pintu, namun ketika dibuka perempuan itu sudah tidak ada.

”Kemungkinan dia keluar dari kamar lain, sebab di sana ada dua pintu,” kata HA, mengutip Detik.com, Kamis (12/1/2023)

Baca: Kasus Pencabulan Bocah di Kandang Ayam di Grobogan Dihentikan, Ibu Korban Mengaku Dapat Rp 100 Juta

Keesokan harinya, HA mengambil HP milik suaminya dan melihat ada percakapan mesra sang suami dengan salah satu ustadzah di sana.

Sementara kuasa hukum FH, Andy Cahyono Putra mengatakan, FH datang ke Mapolres Jember sekitar pukul 10.00 WIB dengan tiga penasihat hukumnya. FH hadir memenuhi panggilan polisi untuk yang kedua kalinya.

”Ini pemeriksaan pertama sebagai saksi,” kata dia di Mapolres Jember.

Pemeriksaan pertama tersebut, kata dia, berkaitan dengan seputar identitas FH, kesehatan dan lainnya.

Baca: Delapan Santriwati di Kudus Diduga Jadi Korban Pencabulan

Sementara itu, kuasa hukum korban, Yamini menambakan, dari pihak terduga korban ada empat anak yang diperiksa.

”Dua diantaranya sudah dewasa, dua masih di bawah umur,” terangnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.