Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Karanganyar Prioritaskan 400 Calon Haji Berangkat Tahun Ini

Ilustrasi Jemaah Haji Indonesia saat tiba di Bandara Jeddah (kemenag.go.id)

Murianews, Karanganyar — Kementerian Agama (Kemenag) Karanganyar bakal memperioritaskan 400 calon haji dalam pemberangkatan ke Tanah Suci Mekkah pada tahun ini.

Hal ini setelah, pemerintah Indonesia mendapat kuota pemberangkatan 221.000 orang tanpa batasan usia untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekah pada tahun 2023.

Kepala Kantor Kemenag Karanganyar Wiharso mengatakan jumlah jemaah calon haji Karanganyar yang tertunda dua tahun keberangkatannya sejak 2020 akibat pandemi Covid-19 sekitar 800 orang.

Sedangkan pada 2022 ketika ibadah haji dari Indonesia sudah dimulai lagi, saat itu hanya sekitar 400 calon haji  Karanganyar yang diberangkatkan.

Baca: Nunggu Hingga 30 Tahun, 8 Ribu Calon Haji di Jateng Mengundurkan Diri

”Kuota Karanganyar 2020 itu sekitar 800 calhaj. Pada 2022 diberangkatkan hanya 400 jemaah karena masih ada pembatasan-pembatasan. Sehingga masih ada sekitar 400 calhaj (calon haji) lagi yang akan diberangkatkan berikutnya. Mereka akan diprioritaskan,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Wiharso optimistis sisa jemaah 2020 tersebut bisa diberangkatkan semua. Apalagi kuota haji nasional yang diberikan Pemerintah Arab Saudi cukup besar.

”Kuota haji untuk Jawa Tengah, menurutnya cukup besar mencapai 30.000-an orang. Jumlah tersebut kemudian dibagi 35 kabupaten dan kota,” ungkapnya.

Dengan tidak adanya pembatasan usia, menurut Wiharso, hal itu akan memudahkan Kemenag dalam memilih calhaj yang perlu diprioritaskan.

”Yang pasti, Calhaj yang seharusnya berangkat di 2020 akan diprioritaskan ditambah Calhaj kuota 2021 yang telah lunas. Normalnya kembalinya kuota Calhaj yang diberangkatkan secara otomatis akan memangkas daftar tunggu yang sangat panjang,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.