Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ugal-ugalan Hingga Viral di Medsos, Sopir Angkot di Salatiga Diamankan

Sopir angkot Salatiga yang viral setelah mengendarai mobil dengan ugal-ugalan saat digelandang di Kantor Satlantas Polres Salatiga, Kamis (12/1/2023). (Solopos.com-Hawin Alaina)

Murianews, Salatiga – Seorang sopir di Salatiga viral setelah berkendara secara ugal-ugalan di media sosial (medsos). Ia berkendara secara zig-zag dan terekam kamera pengendara lain. Rekaman itu pun diunggah dan viral di medsos.

Satlantas Polres Salatiga langsung turun tangan mendapati video viral tersebut. Setelah ditelusuri, kejadian tersebut diketahui terjadi di Jalan Veteran, Salatiga, Rabu (11/1/2023).

Kasatlantas Polres Salatiga AKP Betty Nugroho mengaku setelah mengetahui informasi tersebut, pihaknya langsung memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan. Tak sampai 24 jam, sopir tersebut teridentifikasi dan langsung ditangkap.

Baca:Tiga Mobil dan Truk Tabrakan di Tol Semarang-Solo KM 484, Dua Meninggal, Dua Luka

”Gerak cepat petugas di lapangan akhirnya pada Rabu sore, pengemudi berikut kendaraan berhasil kita amankan. Selanjutnya, kami bawa ke Kantor Satlantas Polres Salatiga guna dilakukan penindakan tegas,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Kamis (12/1/2023).

Tindakan tegas tersebut, lanjutnya, berupa pemberian surat tilang. Sedangkan untuk kendaraan, diamankan sebagai barang bukti.

Kasatlantas menyebutkan, dari hasil pemeriksaan, sopir angkot diketahui berinisial MSA, warga Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Selain diberikan tilang, ia pun diminta untuk memberikan pernyataan untuk tidak mengurangi perbuatan dan meminta maaf.

Baca: Viral, Video Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Oknum Kades di Hotel Kebumen

”Aksi oleng seperti itu sudah sangat membahayakan keselamatan diri dan orang lain, sehingga kami pun memberikan tindakan tegas berupa tilang dan surat pernyataan,” ujar Betty.

Ia pun berharap, kejadian ini bisa menjadi pembelajaran bagi pengemudi dan juga masyarakat lain untuk menaati peraturan lalu lintas saat berkendara. Termasuk menaati etika supaya tidak membahayakan orang lain.

”Jadikan keselamatan itu nomer satu,” tambahnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.