Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Mantan Wabup Sragen Dedy Endriyatno Siap Maju di Pilkada Sragen

Mantan Wabup Sragen Dedy Endriyatno (kanan) saat berbincang dengan awak media. (Solopos.com/Tri Rahayu)

Murianews, Sragen — Mantan Wakil Bupati (Wabup) Sragen Dedy Endriyatno menyatakan kesiapannya maju sebagai calon bupati di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sragen 2024.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sragen itu melihat Pilkada 2024 merupakan momentum yang tepat baginya untuk bersaing menjadi Bupati Sragen. Selain itu, masyarakat juga dinilai menunggu figur alternatif di luar keluarga petahana.

”Sekarang dorongan dari masyarakat untuk menghadirkan figur alternatif selain dari keluarga Pak Untung cukup kuat. Saya sangat yakin, sejarah Pilkada 2011 akan terulang di 2024,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Baca: Diduga Ada Bagi-Bagi Duit Rp 20 Ribu di Pilkada Sragen, Jagad Maya Geger

Sekretaris DPD PKS Sragen Wahyudi menyampaikan untuk penjaringan bakal calon Bupati Sragen masih berproses dan masih digodok di Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD).

DPTD sendiri berisikan Dewan Pengurus Daerah (DPD), Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), dan Dewan Etik Daerah (DED).

”Mas Dedy termasuk salah satu kader terbaik PKS. Besar untuk dicalonkan,” katanya.

Di sisi lain, pengurus DPW PKS Jawa Tengah (Jateng), Aris Surawan, mengklaim nama Dedy Endriyatno mendapatkan dukungan yang masif dan merata di 20 kecamatan di Sragen. Ini bisa menjadi modal berharga bagi PKS Sragen untuk mengusung Dedy sebagai cabup.

Untuk bisa mengusung calon sendiri dalam Pilkada 2024, PKS harus fokus meraih kursi yang memadai di Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2024. Aris menyebut jumlah legislator PKS di DPRD Sragen saat ini ada enam orang.

Baca: Catat! Penghulu di Sragen Wajib Tolak Amplop saat Bertugas

Presiden PKS, Akhmad Syaikhu, meminta enam anggota DPRD Sragen dari PKS itu mempertahankan kursi mereka sekaligus membantu mendapatkan kursi baru.

“Jadi enam kursi yang ada itu ditargetkan bertambah menjadi 11 kursi. Ini bukan pekerjaan ringan. Kami tetap berikhtiar dengan empat modal, yakni niat ikhlas, doa, ikhtiar optimal, dan tawakal,” kata Aris.

Wujud ikhtiar optimal diperlihatkan Aris dengan rutin dan membina sukarelawan yang ia namani “Aris PKS” di 155 rukun tetangga (RT). Sukarelawan ini tersebar di tiga kecamatan, yakni Masaran, Sidoharjo, dan Sragen. Dalam Pemilu 2019 lalu Aris berhasil meraih kursi DPRD Sragen dari daerah pemilihan (Dapil) Sragen 1.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.