Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Soal Pernyataan Kemungkinan Pemilu Pilih Parpol, KPU Minta Maaf

Soal Pernyataan Kemungkinan Pemilu Pilih Parpol KPU Minta Maaf

Ketua KPU RI Hasyim Asyari (Kompas.com)

Murianews, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asyari, mengaku meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut tidak menutup kemungkinan pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup, atau hanya mencoblos partai.

Bahkan pihaknya secara pribadi juga meminta maaf lantaran pernyatannya itu menimbulkan polemik di kalangan masyarakat, terlebih proses pemilihan sudah berjalan.

”Saya sebagai pribadi mohon maaf karena pernyataan saya menimbulkan diskusi yang berkepanjangan dan mungkin diskusi yang tidak perlu,” ucap Hasyim dalam Rapat Kerja dengan Komisi II DPR RI, Menteri Dalam Negeri, dan lembaga-lembaga penyelenggara pemilu, mengutip CNNIndonesia.com, Rabu (11/1/2023).

BacaPBB Setuju Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, Yusril Siap Tarung

Ucapan Hasyim yang kemudian ramai itu terlontar dalam forum Catatan Akhir Tahun 2022 pada Desember tahun lalu.

Hasyim saat itu mengomentari adanya judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK) terhadap pasal sistem proporsional terbuka di Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Waktu itu, dirinya mengimbau warga yang ingin maju sebagai calon legislatif (caleg) untuk menunda sosialisasi dirinya dalam bentuk baliho, spanduk, dan sejenisnya karena ada kemungkinan MK memutus tak lagi memakai sistem proporsional terbuka.

Komentar ini menuai respons negatif dari mayoritas partai politik peserta pemilu. Hanya PDI-P yang mengaku setuju agar pemilu legislatif kembali ke sistem proporsional tertutup.

BacaKPU Pastikan Pemilu 2024 Gunakan Sistem Proporsional Terbuka

Ucapan Hasyim kemudian ditafsirkan sebagai dukungan lembaga penyelenggara pemilu terhadap sistem tertentu. Namun, Hasyim selalu menampik hal tersebut.

”Saya dalam posisi atau bermaksud sebagaimana menimbulkan problematika tadi. Kami tentu di KPU, terutama Saya sendiri akan mengambil hikmah dari peristiwa ini. Mohon maaf sekali lagi,” kata Hasyim.

 

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: CNNIndonesia.com

Ruangan komen telah ditutup.