Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lukas Enembe Sulit Bicara, Ini Siasat yang Dilakukan KPK

Lukas Enembe Sulit Bicara Ini Siasat yang Dilakukan KPK

Lukas Enembe ditahan KPK (Tangkapan Layar)

Murianews, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi telah menahan tersangka dugaan kasus suap dan gratifikasi Gubernur Papua, Lukas Enembe selama 20 hari ke depan. Penahanan dilakukan untuk kepentingan penyidikan.

Namun, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan jika Lukas Enembe sulit untuk berbicara dan penuturannya sulit dipahami lantaran menderita penyakit. Sehingga, pemeriksaan terhadap Lukas pun tidak bisa dilakukan secara mandiri oleh KPK.

Dalam hal ini, KPK akan menghadirkan ahli bahasa maupun isyarat untuk membantu proses penyidikan terhadap Lukas Enembe itu.

Baca: Rekening Lukas Enembe yang Berisi Rp 76,2 Miliar Diblokir KPK

”Tentu ini kita akan menggunakan ahli. Ada ahli bahasa, ada ahli isyarat,” kata Firli dalam konferensi pers, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2023).

Firli mengatakan, pihaknya akan melakukan semua upaya yang perlu dilakukan agar perkara dugaan suap dan gratifikasi Lukas Enembe bisa diselesaikan dengan cepat.

”Dalam rangka mempercepat penyelesaian perkara,” tegas Firli.

Baca: Lukas Enembe Dicopot sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Papua

Diketahui, Lukas ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek infrastruktur yang bersumber pada APBD Papua pada awal September 2022.

Akan tetapi, KPK kesulitan memeriksa Lukas karena ia terus mengaku sedang sakit. Di sisi lain, situasi sosial di Papua juga memanas.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Youtube KPK

Ruangan komen telah ditutup.