Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Penjualan Elpiji 3 Kg Tak Lewat Pengecer, Kapan Berlaku di Kudus?

Tumpukan gas elpiji di bazar murah beberapa waktu lalu. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Kudus – Penjualan elpiji 3 kilogram ke depannya tidak lagi melewati pengecer, tetapi langsung melalui sub penyalur resmi dari PT Pertamina. Hal itu bertujuan agar pembelian gas subsidi itu lebih tepat sasaran.

Kepala Bidang Fasilitasi Perdagangan, Promosi dan Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kudus, Jawa Tengah, Minan Mochamad mengaku sudah mendengar kabar tersebut.

Menurutnya, tujuan kebijakan tersebut bagus karena untuk mencegah gas elpiji 3 kilogram salah sasaran.

”Karena kalau beli di pengecer harga elpijinya jadi lebih mahal,” katanya, Rabu (11/1/2023).

Namun kapan mulai diberlakukan di Kabupaten Kudus, pihaknya masih menunggu kepastian lebih lanjut.

Untuk saat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan para agen. Sehingga pembelian tabung gas elpiji 3 kilogram dapat lebih tepat sasaran.

Dia menjelaskan, harga elpiji dari agen ke pangkalan yakni Rp 14.250 ribu per tabung. Sedangkan harga dari pangkalan ke masyarakat sebesar Rp 17 ribu per tabung hingga Rp 18 ribu per tabung.

Baca: Ke Depan, Beli Gas Elpiji 3 Kg Tidak Lagi ke Pengecer, Tapi ke Sub Penyalur Resmi Pertamina

Dirinya menjelaskan, di Kota Kretek terdapat 16 agen. Tiap-tiap agen memiliki pangkalan. Sedangkan jumlah pangkalan di Kabupaten Kudus ada 1116 pangkalan.

”Tetapi melihat di lapangan praktiknya susah. Karena pengecer ini kan tidak ada yang mengawasi di lapangan. Dan dari kami hanya bisa mengimbau saja bagi warga yang mampu untuk membeli gas elpiji nonsubsidi,” sambungnya.

Baca: Alokasi Elpiji Subsidi di Kudus Tahun 2023 Diusulkan 10,73 Juta Tabung

Meski demikian, dirinya mengaku penerapan kebijakan ini dirasa sulit. Terlebih menurutnya hal ini berurusan perut.

”Aturan ini sebenarnya bagus agar pembelian gas elpiji tepat sasaran. Selain itu masyarakat kurang mampu bisa membeli gas elpiji dengan harga yang sesuai,” imbuhnya.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.