Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Lukas Enembe Ditangkap KPK, Mahfud MD Siapkan Alternatif Pemerintahan Papua

Lukas Enembe Ditangkap KPK Mahfud MD Siapkan Alternatif Pemerintahan Papua

Menko Polhukam Mahfud MD (Dok Instagram)

Murianews, Jakarta – Gubernur Papua Lukas Enembe telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, pemerintahan Papua pun saat ini tengah kosong tanpa seorang pemimpin.

Kendati demikian, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (MenkoPolhukam) Mahfud MD mengaku telah menyiapkan sejumlah alternatif untuk mengatur berjalannya pemerintahan di Papua.

”Ya, sudah ada langkah-langkah alternatif, pokoknya pemerintahan tidak boleh macet, pemerintahan harus tetap berjalan,” kata Mahfud mengutip Detik.com, Rabu (11/1/2023).

Baca: Pendukung Lukas Enembe Serang Mako Brimob Kotaraja Papua

Mahfud mengatakan alternatif pemerintahan itu telah lama disiapkan. Dia menyebut telah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait pemerintahan di Papua.

”Kita sudah lama menyiapkan langkah-langkah alternatif, yang benar secara yuridis, kita sudah bicara dengan Kemendagri, Panglima TNI, dengan Kapolri dengan Kementerian Kesehatan, dan sebagainya, kita sudah rapat, nanti ditunggu saja langkah berikutnya,” katanya.

Gubernur Papua, yang seharusnya menjalankan tugas pemerintahan di Papua, ditangkap KPK pada Selasa (10/1/2023) kemarin di salah satu rumah makan di Papua.

Baca: KPK Tangkap Lukas Enembe di Sebuah Restoran

Kemudian Lukas dibawa ke Brimob Polda Papua dan diberangkatkan ke Jakarta, posisi Lukas saat ini sedang dirawat di RSPAD Gatot Seobroto, Jakarta Pusat.

Posisi Lukas yang kosong seharusnya digantikan oleh Wakil Gubernur Papua. Namun diketahui bahwa Wagub Papua Klemen Tinal meninggal dunia pada 21 Mei 2021. Sejak saat itu, hingga saat ini belum ada yang menggantikan posisi Klemen Tinal.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Detik.com

Ruangan komen telah ditutup.