Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tak Disubsidi, Tarif Penyeberangan ke Karimunjawa Jepara Pakai Kapal Siginjai Naik

Tak Disubsidi Tarif Penyeberangan ke Karimunjawa Jepara Pakai Kapal Siginjai Naik

Kapal Siginjai terparkir di Pelabuhan Kartini Jepara. (Murianews/Faqih Mansur Hidayat)

Murianews, Jepara – Tarif penyeberangan dari Jepara menuju Karimunjawa dengan KMP Siginjai mengalami penyesuaian. Ada kenaikan tarif bagi penumpang yang akan berlayar dengan kapal itu.

General Manager PT ASDP Cabang Surabaya, Eva Mardiany menyebut, kenaikan yang diusulkan yakni sebesar Rp 17 ribu per tiket. Atau dari yang semula dibanderol Rp 92.500, jadi Rp 110.000.

’’Kenaikan tarif ini untuk kelangsungan bisnis PT ASDP Indonesia Ferry (Persero),’’ kata Eva, saat menemui Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta di Command Centre Setda Jepara, Rabu (11/1/2023).

Usulan kenaikan tarif tersebut langsung direspon oleh Edy Supriyanta. Pihaknya tak sepakat dengan kenaikan tarif sebesar Rp 17 ribu tersebut.

Baca: Pendaftaran Panwaslu Desa di Jepara Dibuka

Setelah melalui berbagai pertimbangan dan kalkulasi, pihaknya mengusulkan agar kenaikannya menjadi Rp 105 ribu per tiket bagi penumpang kelas ekonomi dewasa itu.

’’Saya pikir kenaikannya tidak terlalu banyak. Kemampuan masyarakat tetap jadi aspek yang kami pertimbangkan,’’ jelas Edy.

Edy menyampaikan, sejak kenaikan harga BBM pada 2022, tarif kelas ekonomi KMP Siginjai sudah direncanakan naik. Namun, pihak pemerintah daerah menahannya dengan memberikan subsidi sebesar Rp 10 ribu per tiket.

’’Tetapi, tahun ini subsidi tersebut sudah tak ada,’’ ungkap Edy.

Kenaikan tarif itu, kata Edy, tidak akan langsung diterapkan hari-hari ini. Pihaknya meminta agar dilakukan sosialisasi beberapa hari ke depan dulu.

Selain membahas kenaikan tarif, Edy meminta adanya dispensasi tarif penyeberangan bagi pegawai Puskesmas dan petugas penanganan bencana.

Selain itu, untuk ambulans diminta supaya digratiskan. Harapannya kebijakan ini dapat memberikan pelayanan dan penanganan terbaik pada masyarakat. Permintaan itu diamini oleh pihak PT ASDP.

’’Saya titip, khusus ambulans gratiskan,’’ pinta Edy.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.