Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjir Grobogan Berangsur Surut, Sejumlah Rumah Masih Tergenang

Banjir Grobogan Berangsur Surut Sejumlah Rumah Masih Tergenang

Rumah tergenang banjir di Desa Lemahputih, Brati, Grobogan. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Grobogan – Banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah terus berangsur-angsur surut. Meski begitu, masih ada sejumlah rumah yang tergenang.

Berdasarkan perkembangan terkini yang dilaporkan BPBD Grobogan, Rabu (11/1/2023) pukul 12.00 WIB, rumah tergenang tinggal 336 rumah.

Kondisi tersebut sudah jauh berkurang dibanding hari sebelumnya, di mana masih terdapat 1400-an rumah tergenang.

Rumah yang masih tergenang itu di Desa Lemahputih (179 rumah), Desa Kronggen (129 rumah), Desa Tirem (8 rumah) di Kecamatan Brati. Sisanya yakni di Desa Kandangrejo, Kecamatan Klambu sebanyak 20 rumah.

Baca: Kesehatan Korban Banjir Grobogan Dipantau

Meski sudah cukup banyak berkurang, namun bukan berarti kewaspadaan diabaikan. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Groboan Endang Sulistyoningsih meminta warga tetap selalu waspada dan siaga.

’’Kami mengimbau kepada warga untuk selalu siaga dan waspada, terutama yang berada di bantaran sungai,’’ kata Endang.

Sebelumnya, dalam kunjungannya ke warga korban banjir pada Selasa (10/1/2023), dia menyatakan ada peringatan dari BMKG terkait cuaca ekstrem yang mengakibatkan curah hujan tinggi. Diperkirakan, cuaca ekstrem berlangsung hingga 20 Januari 2023.

’’Dari BMKG sudah memberikan warning (peringatan) sampai tanggal 10 Januari 2023 terkait curah hujan tinggi. Kemungkinan masih ada perpanjangan di dasarian (waktu satuan meteorologi) kedua, atau tanggal 11 hingga 20 Januari 2023,’’ papar Endang.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.