Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Blusukan ke Kendal, Ganjar Serahkan Bantuan untuk RLTH

Blusukan ke Kendal Ganjar Serahkan Bantuan untuk RLTH

Ganjar Pranowo saat memberikan bantuan (Murianews/Istimewa)

Murianews, Kendal – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo melakukan blusukan di Kabupaten Kendal, Kamis (8/12/2022). Kali ini dia menyerahkan bantuan rumah tak layak huni (RLTH) kepada warga setempat.

Ganjar mengatakan, bantuan untuk rumah tidak layak huni (RTLH) terus digalakkan karena masih banyak warga yang harus dibantu. Untuk Jawa Tengah bantuan RTLH ini juga bekerja sama dengan Baznas Jateng.

”Kita juga bekerja sama dengan Baznas. Tidak hanya sekadar untuk perbaikan rumah tidak layak huni tetapi kita juga memberikan permodalan kepada warga, ada pelatihan juga kita berikan kepada mereka dan mudah-mudahan ini bagian dari cara keroyokan kita untuk menurunkan angka kemiskinan,” kata Ganjar usai memberikan bantuan.

Baca: Kerusakan Kendeng Pati Disebut Sebabkan Banjir, Ganjar: Tambang Ilegal Sikat Saja

Kali pertama, Ganjar memberikan bantuan RLTH itu secara langsung ke rumah Sapto warga Desa Sukomulyo, Kaliwungu Selatan, Kabupaten Kendal. Hal ini lantaran rumah tersebut masih berlantai tanah, sehingga perlu untuk diberikan bantuan.

Menurut Ganjar rumah yang ditinggali oleh Suparto sebenarnya masih relatif bisa dipakai. Hanya saja lantai rumah masih tanah. Skor kemiskinannya kalau diukur pasti akan turun.

”Ini kalau diukur skor kemiskinannya pasti turun, makanya dengan bantuan ini saya minta untuk dibereskan dulu lantainya, karena ini tanah warisan diurus dulu,” katanya.

Sementara Suparto mengaku tidak mengira kalau Ganjar Pranowo akan berkunjung ke rumahnya. Namun, Sapto justru sangat senang dengan kehadiran orang nomor satu se-jateng tersebut.

Baca: Ganjar Sebut Ada Dinamika Saat Pengusulan UMK 2023 se-Jateng

”Senang banget bisa ketemu Pak Gubernur. Tidak menyangka kalau mau datang ke rumah saya,” ujar Suparto di temui di rumahnya.

Suparto kemudian menceritakan bahwa rumah berdinding kayu dan berlantai tanah itu merupakan warisan dari kakek-neneknya. Selama ini ia tinggal bertiga di rumah itu bersama ibu dan anaknya sebab istrinya sudah 20 tahun tidak pulang.

”Ini rumah warisan dari nenek. Tinggal di sini sama ibu dan anak saya, jadi tiga orang karena saya ditinggal pergi istri sudah 20 tahun. Tadinya istri kerja di luar negeri, tapi sampai sekarang tidak pulang,” kata Ganjar.

Selain kepada Suparto, Ganjar juga memberikan bantuan kepada tiga warga Desa Sukomulyo lainya. Di antaranya Suroto yang mendapatkan bantuan RTLH sama seperti Suparto. Dua lainnya adalah Muslih dan Tahrir yang mendapatkan bantuan untuk mengembangkan UMKM.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar

Ruangan komen telah ditutup.