Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Kunjungan Wisman ke Indonesia Hingga Oktober 2022 Lampaui Target, Terbanyak dari Malaysia

Kunjungan Wisman ke Indonesia Hingga Oktober 2022 Lampaui Target Terbanyak dari Malaysia

Foto: Ilustrasi wisatawan mancanegara (Grand Ath Thariq Kusmara Gustav dari Pixabay)

Murianews, Jakarta – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sampai Oktober 2022 sudah sebanyak 3,92 juta. Hal itu disampaikan Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya di acara Syukuran Tim Media KTT G20, yang berlangsung di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa (6/12/2022) malam.

Sandiaga mengatakan, capaian itu menunjukkan kepercayaan wisman terhadap pariwisata Indonesia semakin baik. Angka tersebut melebihi target kunjungan wisman ke tanah air tahun ini yakni berkisar antara 1,8 juta-3,6 juta.

”Berarti sudah melewati target 3,6 juta batas atas. Dan jika momentum ini terus kita tingkatkan, maka akan bisa menembus lebih dari 5 juta kunjungan wisatawan mancanegara,” ujar Sandiaga, dikutip dari laman kemenparekraf, Rabu (7/12/2022).

Baca juga: 1,8 Juta Wisman Berkunjung ke Indonesia di Awal September 2022

Sandiaga juga mengungkapkan, saat ini Australia tidak lagi menduduki peringkat pertama sebagai negara dengan kunjungan wisman terbanyak.

”Di sini ada perubahan yang semula Australia nomor 1 sekarang Malaysia menduduki peringkat pertama. Selanjutnya di nomor dua baru Australia, Singapura nomor 3, Timor Leste tembus top five, dan India peringkat lima,” kata Sandiaga.

Selain itu, occupancy rate atau tingkat hunian kamar juga berhasil mencapai angka di atas 50 persen. Sandiaga pun optimistis jika momentum ini bisa maksimalkan dengan baik, maka bukan hanya tahun 2022 kunjungan wisman mampu melebihi target. Namun, target kunjungan wisman antara 3,6 juta – 7,2 juta di tahun 2023 juga bisa tercapai.

”Kami yakin kalau pun ada ancaman resesi tapi kita akan mampu untuk menghadapinya,” ujar Sandiaga.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: kemenparekraf.go.id

Ruangan komen telah ditutup.