Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Tilik Korban Banjir di Pati, Ganjar Diwaduli Ini

Tilik Korban Banjir Bandang Pati Ganjar Diwaduli Ini

Ganjar saat meninjau lokasi banjir bandang di  Kabupaten Pati. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kunjungi korban banjir di Pati. Dalam kunjungannya itu Ganjar diwaduli para korban banjir bandang.

Di mana, korban banjir bandang mengeluhkan terserang beberapa penyakit. Mendengar itu, Ganjar Pranowo meminta itu segera diobati.

Keluhan itu didapati Ganjar saat meninjau lokasi banjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati.

Baca: Sah, UMK Pati 2023 Ditetapkan Rp 2.107.697,11

Di sisi lain, Ganjar mengapresiasi tindakan beberapa kelompok yang telah bahu-membahu melakukan penanggulangan pascabanjir bandang. Ia berjanji mencarikan kebutuhan untuk korban banjir.

’’Pengobatan dari kepolisian, makasih dibantu. Jadi masyarakat ini nanti urusannya penyakit kulit biasanya, ISPA gitu ya, ini semua diobati betul. Nah nanti ada permintaan tadi kasur, kompor, nanti saya carikan,’’ ujar Ganjar.

Di kesempatan itu, Ganjar juga menyempatkan berdialog dengan para korban. Ia didampingi Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro, mengunjungi dua titik di Kecamatan Tambakromo yang jadi wilayah terparah akibat banjir bandang pada akhir November lalu.

Saat di Desa Sinomwidodo, Ganjar langsung diserbu warga setibanya di balai desa setempat. Ia tak luput dari kejaran remaja hingga orang tua untuk sekadar bisa berjabat tangan dan menyapa.

Begitu pula saat Ganjar masuk ke gang kecil dan melihat kondisi rumah yang tampak masih diselimuti lumpur tebal.

Baca: Anggota DPR RI Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Pati

Hal yang sama juga terjadi saat Ganjar meninjau jembatan di atas Sungai Godo. Sisi kanan kiri tanggulnya tergerus banjir dan kondisinya memprihatinkan.

’’Saya kira jembatan itu tidak lagi berkaki dua di tengah. itu mestinya tanpa kaki jadi bentangannya agak panjang sehingga arus sungai bisa lebih cepat,’’ tuturnya.

Di sisi lain, kata Ganjar, normalisasi sungai juga penting. Apalagi dari banjir yang terjadi menyisakan banyak sampah rumah tangga yang terbawa.

’’Itu langsung kami kerjakan. Maka, alat-alat berat sudah mulai masuk. Saya terima kasih kepada BBWS yang bergerak cepat,’’ tandas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.