Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Piala Dunia 2022

Louis van Gaal Ingin Balas Dendam

Louis van Gaal

Louis van Gaal ingin balas dendam, saat Belanda berhadapan dengan Argentina. (facebook.com/photo/?fbi)

Murianews, Doha – Louis van Gaal ingin balas dendam. Pelatih Belanda ini bersikukuh ingin membuat perhitungan dengan Argentina, saat bertemu di perempat final Piala Dunia 2022 Qatar.

Belanda akan berhadapan dengan Argentina di Stadion Lusail, Sabtu (10/12/2022) dinihari WIB. Momen inilah yang ingin digunakan Louis van Gaal membalaskan dendamnya atas kekalahan Belanda dari Argentina di Piala Dunia 2014.

Bentrokan Belanda Vs Argentina, menghidupkan kembali rivalitas kedua tim. Dalam beberapa kali pertemuan yang sudah terjadi, Argentina mendominasi. Mulai di Piala Dunia 1978 saat mereka mengalahkan Belanda di final.

Louis van Gaal sendiri mengalami kekalahan pahit saat membawa Belanda di Piala Dunia 2014. Saat itu timnya kalah adu pinalti dari Argentina di pertandingan yang berlangsung di Sao Paulo.

Ketika banyak tokoh sepak bola di Belanda meminta agar melupakan masalah rivalitas di masa lalu, Louis van Gaal bergeming. Pelatih ini bersikeras menyatakan dirinya ingin membuat revans atas kekalahannya di masa lalu.

“Kami masih memiliki skor untuk diselesaikan. Saya tidak suka memikirkannya karena saya pikir kami akan menang dan kemudian saya juga menukarnya dengan kemenangan,” koarnya.

“Saya ingin meyakinkan orang-orang di rumah untuk pergi dan menonton pertandingan dan bersorak untuk kami. Maka kami akan mendapatkan banyak dukungan dari itu,” tambahnya dengan nada berkobar.

BACA JUGA: Virgil van Dijk Merasa Terhormat Hadapi Messi

Eks pelatih Barcelona ini sepertinya juga memiliki kesan tak menyenangkan pada Lionel Messi. Hubungan buruknya saat berada di Barcelona, bisa jadi yang menyebabkan hal ini. Di Argentina saat ini, Louis van Gaal justru menilai Messi menjadi titik lemah timnya.

Menurutnya, Messi sama sekali tidak berkontribusi bagi pertahanan Argentina di Piala Dunia 2022 kali ini. Pemain ini kadang-kadang bermain untuk dirinya sendiri di Argentina.

“Dia memang pemain paling berbahaya yang menciptakan peluang terbanyak dan juga menjadikannya dirinya sendiri. Tapi di sisi lain dia tidak banyak bermain dengan lawan ketika dia menguasai bola. Di situlah letak peluang kami,” tegas van Gaal.

Penulis: Budi Santoso
Editor: Budi Santoso
Sumber: Daily Mail

Ruangan komen telah ditutup.