Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Dok! UMK Kudus 2023 Ditetapkan Rp 2.439.813,98

Ilustrasi

Murianews, Kudus – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo resmi menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk 35 daerah di Jawa Tengah tahun 2023, Rabu (7/12/2022). Dalam keputusan itu, UMK Kudus 2023 ditetapkan sebesar Rp 2.439.813,98.

Ketetapan ini, tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 561/54 Tahun 2022.

Dalam keputusan itu dijelaskan, upah yang ditetapkan ini merupakan nominal upah terendah yang diterima oleh buruh. Baik itu upah tanpa tunjangan atau upah pokok dan tunjangan tetap.

Upah ini hanya berlaku untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun dalam sebuah perusahaan.

Sementara perusahaan yang telah menggaji pegawainya di atas ketetapan upah ini dilarang untuk menurunkan upah yang telah dibayarkan selama ini. Pengusaha juga dilarang untuk membayarkan upah di bawah ketetapan yang telah disahkan.

”Iya hari ini kami mendapatkan salinannya (SK tentang penetapan UMK), ditetapkan sama seperti usulan kami kemarin,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnaker Perinkop UKM) Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati, Rabu (7/12/2022).

Baca: Sah! UMK 2023 se-Jateng Ditetapkan, Kota Semarang Paling Tinggi

Kabupaten Kudus sebelumnya memang mengusulkan nominal UMK Kudus 2023 sebesar Rp 2.439.813,98. Atau sama seperti nominal penetapannya.

Nominal tersebut murni berdasarkan formulasi dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 18 Tahun 2022. Di mana isinya adalah tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023.

”Karena sudah ditetapkan, besok kami akan mulai menyosialisasikannya, yang pertama kepada pengusaha terlebih dahulu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kudus mendorong bupati mengeluarkan surat edaran (SE) untuk para pengusaha di Kudus. Isinya meminta pengusaha untuk menerapkan UMK dan Struktur Upah 2023.

Untuk UMK sebesar  Rp 2.439.813,98, akan diterapkan untuk pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun.

Baca: Soal UMK Kudus 2023, Apindo: Kami Tidak Masalah, Tapi…

Sementara untuk struktur upah, yang menurut KSPSI nominal upahnya adalah sebesar Rp 2.533.000, akan diterapkan untuk pekerja dengan masa kerja di atas satu tahun.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar mengatakan, penatapan UMK 2023 ini mengacu pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 18 Tahun 2022 dengan memperhatikan angka inflasi masing-masing kabupaten/kota.

”Yang paling kecil ada di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp 1.958.169,69. Kemudian yang paling tinggi (UMK) ada di Kota Semarang sebesar Rp.3.O60.348,78,” kata Ganjar dalam pengumuman penetapan UMK Jateng 2023 di Kabupaten Pati.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.