Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Pemprov Jateng Raih Predikat A Reformasi Birokrasi

Gubernur Ganjar Pranowo menerima penghargaan predikat A soal reformasi birokrasi dari MenPAN RB. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Semarang – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mendapat berupa predikat A dalam Hasil Evaluasi Reformasi Birokrasi pada 2022. Penghargaan untuk Pemprov Jateng diterima Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dari MenPAN RB Abdullah Azwar Anas kepada di Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Dengan predikat ini Ganjar Pranowo mengaku belum puas. Pihaknya menargetkan bisa meraih prediat double A.

”Ada satu target lagi untuk bisa double A, jadi AA. Baru Jogja yang bisa mencapai nilai ini. Kita mesti belajar dari tempat lain agar kita bisa melakukannya,” kata Ganjar.

Ganjar menegaskan birokrasi harus direformasi untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.

Dan untuk mencapai target predikat AA Ganjar mendorong Mal Pelayanan Publik (MPP) sudah tersebar 100 persen dari 35 kabupaten/kota se-Jateng.

”Maka saya minta seluruh Jawa Tengah yang belum ada Mal Pelayanan Publik, segera buat, itu tidak sulit dan hanya butuh mau saja untuk melakukan itu,” terangnya.

Baca: Ganjar Kampanyekan Ayo Piknik Dalam Negeri

Hingga saat ini Jateng telah memiliki 22 MPP yang tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya MPP Pemprov Jateng, Kabupaten Boyolali, Sukoharjo, Sragen, Kota Surakarta, Karanganyar, dan Kota Salatiga.

Kemudian Kota Magelang, Kota Semarang, Kendal, Kudus, Jepara, Pati, Blora, Kebumen, Purworejo, Banyumas, Grobogan, Klaten, Brebes, Rembang, dan Cilacap.

Ganjar mendorong MPP yang telah ada di Jawa Tengah untuk meningkatkan pelayanan secara digitalisasi.

”MPP segera tingkatkan pada pelayanan digitalnya. Sehingga masyarakat akan mendapatkan kemudahan. Kalau semua sudah transparan dan akuntabel, insyaallah itu bisa mencegah potensi korupsi. Ini yang penting,” tandasnya.

Baca: Di Depan Jokowi Ganjar Minta Guru Tak Khawatir dengan Nasibnya

Sejak memimpin Jateng pada 2013 lalu, Ganjar melakukan sejumlah gebrakan terkait pelayanan publik, khususnya dalam merespon laporan dari masyarakat. Salah satunya melalui banyak kanal seperti aplikasi Lapor Gub, medsos, SMS, WhatsApp, telepon, tatap muka dan kanal lain.

Ganjar menyebut pihaknya terus berupaya  memudahkan birokrasi agar masyarakat semakin mendapatkan layanan termudah. Dengan begitu, persoalan masyarakat, peningkatan investasi, dan pengurangan kemiskinan bisa dimaksimalkan.

 

Reporter: Ali Muntoha
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.