Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Banjir Genangi Seratusan Rumah di Desa Ngastorejo Pati

Banjir Genangi Seratusan Rumah di Desa Ngastorejo Pati

Rumah di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Pati, Jawa Tengah, tergenang banjir, Sabtu (3/12/2022).  (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Bencana banjir di Kabupaten Pati juga menggenangi seratusan rumah di Desa Ngastorejo, Kecamatan Jakenan, Sabtu (3/12/2022). Itu dikonfirmasi Poniman, kepala desa setempat.

Banjir ini mulai datang sejak Kamis (1/12/2022) lalu. Waktu itu, warga yang terdampak hanya beberapa saja. Saat ini 25 persen rumah di desanya tergenang air.

’’Kalau rumah yang terdampak 25 persen lah. Kira-kira sekitar seratusan rumah. Itu sudah tergenang air,’’ ujar dia kepada Murianews.

Baca: Banjir di Pati Meluas, Beberapa Kecamatan Mulai Tergenang

Kedalaman air di rumah bervariasi. Antara 10 cm hingga 50 cm. Selain rumah warga, banjir ini juga menggenangi jalan desa dan seratusan lahan pertanian.

’’Di jalan paling dalam sekitar 30 cm. Sawah pertanian semua terkena, kira-kira ada 130 hektare. Sawah baru ditanami, ada yang berumur satu minggu dan ada juga yang satu bulan lebih. Kerugian lebih dari Rp 100 juta,’’ tutur dia.

Ia menilai banjir ini dari meluapnya Sungai Silugonggo yang melewati desanya. Air Sungai Silugonggo mulai meluap pascabanjir bandang di Desa Sinomwidodo dan sekitarnya. Air banjir bandang ini kemudian mengalir ke Kecamatan Gabus hingga ke Sungai Silugonggo.

’’Selepas Banjir di Sinomwidodo itu, langsung sini mulai banjir. Kan kiriman dari sana. Ini belum surut,’’ kata dia.

Baca: Pati Berkali-kali Diterjang Banjir, Pemkab Diminta Evaluasi Daya Dukung Lingkungan

Meskipun banjir sudah menggenangi pemukiman, warga masih bertahan di rumah. Belum ada warga yang diungsikan. Mereka menjaga barang-barang agar tidak dijamah oleh maling maupun hanyut diterjang banjir.

’’Masih bertahan di rumah-rumah. Harapan dari kami segera mendapatkan bantuan untuk warga kami,’’ pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.