Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Maluku

Korupsi Dana Penanganan Covid-19, Tiga Pejabat Ini Ditetapkan Tersangka

Korupsi Dana Penanganan Covid 19 Tiga Pejabat Ini Ditetapkan Tersangka

Ilustrasi. (Freepik)

Murianews, Kepulauan Aru – Tiga orang yang merupakan pejabat pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana penanganan Covid-19. Penetapan tersangka itu dilakukan oleh Polres setempat.

Kapolres Kepulauan Aru AKBP Dwi Bachtiar mengatakan, tiga tersangka itu adalah MG, CR, dan DH. Semuanya merupakan pejabat pada Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru.

Menurutnya, kasus korupsi ini berawal saat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Maluku melakukan audit investigasi dan mendapatkan temuan indikasi kerugian keuangan negara di lima organisasi perangkat daerah (OPD). Sedangkan untuk 16 OPD lainnya masih dalami proses penyelidikan.

Baca: Kejari Didesak Segera Periksa Wali Kota Tegal Terkait Dugaan Korupsi Dana Penanganan Covid dari CSR PDAM

Lima OPD yang terindikasi ditemukan melakukan penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran Covid-19, yaitu Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Perikanan, Dinas Pertanian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Aru.

”Kemudian dari hasil lidik, keterangan ahli Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan hasil BPKP Perwakilan Provinsi Maluku, kami laksanakan gelar perkara dan menaikkan status untuk lima OPD tersebut ke tahapan penyidikan,” ungkapnya dilansir dari Antara, Jumat (2/11/2022).

Setelah status dinaikkan, tim penyidik kemudian melakukan pemeriksaan saksi dan melakukan penyitaan terhadap dokumen. Selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap ahli LKPP dan telah meminta kepada BPKP melakukan perhitungan kerugian negara dari lima OPD tersebut.

Baca: Wakil Ketua KIP Jateng: Dana Pandemi Covid-19 Rawan Dikorupsi

Pada 18 November 2022, BPKP Perwakilan Provinsi Maluku telah mengeluarkan hasil perhitungan kerugian keuangan negara di Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru.

Setelah menerima hasil audit BPKP, pada 25 November 2022 tim penyidik kembali melaksanakan gelar perkara untuk penetapan tersangka terkait Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Aru.

”Dan hasil dari gelar perkara tersebut tersangka yang ditetapkan berinisial MG, CR dan DH,” ujarnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: Antara

Ruangan komen telah ditutup.