Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Posko Bencana dan Dapur Umum Mulai Didirikan di Sinomwidodo Pati

Posko Bencana dan Dapur Umum Mulai Didirikan di Sinomwidodo Pati

Petugas saat memasak untuk masyarakat di Desa Sinomwidodo. (Murianews/Umar Hanafi)

Murianews, Pati – Posko tanggap bencana dan dapur umum mulai didirikan Dinas Sosial Kabupaten Pati pascabanjir bandang di Desa Sinomwidodo, Kecamatan Tambakromo, Pati, Jawa Tengah.

Camat Tambakromo Mirza Nur Hidayat memaparkan dapur umum itu bisa menyediakan sekitar 500 nasi bungkus untuk warga yang terdampak banjir bandang.

’’Dapur umum ini setidaknya bisa menyediakan 500 bungkus nasi,’’ ujar Mirza saat ditemui di dapur umum di Dukuh Krajan, Desa Sinomwidodo, Kamis (1/12/2022).

Baca: Innalillahi, Korban Meninggal Akibat Banjir Bandang di Sinomwidodo Pati Bertambah

Dapur umum ini didirikan sampai masyarakat bisa beraktivitas dan memasak di rumah masing-masing. ’’Nanti kami evaluasi. Kalau jumlah itu kurang akan kami tambah,’’ imbuh dia.

Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Anggoro menambahkan, selain membuat dapur umum, pihaknya juga menerjunkan petugas kesehatan untuk mengecek kesehatan warga.

’’Tidak hanya Puskesmas Tambakromo, tetapi dari Dinkes Kabupaten Pati juga. Saya terima kasih,’’ kata dia.

Baca: Diterjang Banjir Bandang, Ratusan Rumah di Sinomwidodo Pati Rusak

Selain mendirikan dapur umum dan posko tanggap bencana di Desa Sinomwidodo, pihaknya juga mendirikan posko serupa di desa lain yang diterjang banjir bandang.

’’Dapur umum ada di sini (Sinomwidodo, red), Godo dan Gunungpanti. Insya Allah tidak kurang logistik. Kalau kurang kirim informasinya ke saya. Saat ini kami sedang pendataan jumlah kerugian,’’ pungkas dia.

Menurutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, BPBD Kabupaten Jepara, Kudus dan Grobogan juga ikut membantu menanggulangi bencana ini. Mereka dibantu dari petugas TNI/Polri dan sejumlah sukarelawan.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.