Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

UMK Blora Tahun 2023 Diusulkan Naik Jadi Rp 2.040.080

UMK Blora Tahun 2023 Diusulkan Naik Jadi Rp 2040080

Ilustrasi. (Murianews/Anggara Jiwandhana)

Murianews, Blora – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Blora tahun 2023 diusulkan naik menjadi Rp 2.040.080. Usulan itu muncul setelah disepakati dalam rapat di Dewan Pengupahan Kabupaten Blora, di aula Diperinaker Blora, Senin (28/11/2022).

Itu tentu menjadi kabar baik bagi buruh di Blora. Sebab, kenaikan UMK Blora mencapai 7,14 persen. Di ketahui UMK Blora pada 2022 sebesar Rp 1.904.197. Artinya ada kenaikan sebesar Rp 135.883.

’’Sudah kami sepakati bersama UMK Blora naik 7,14 persen yaitu naik sebesar Rp135.883 menjadi Rp2.040.080,’’ ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Blora, Endro Budi Darmawan, Kamis (1/12/2022).

Baca: UMK Grobogan Diusulkan Naik Rp 135 Ribu Jadi Segini

Menurut Endro, kesepakatan tersebut didasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Kemenaker) Republik Indonesia nomor 18 tahun 2022.

’’Ini sudah sesuai dengan peraturan menteri tenaga kerja yang tidak boleh lebih dari 10 persen. Sesuai dengan pasal tujuh ayat satu,’’ terang Endro.

Hasil keputusan penetapan UMK tersebut nantinya dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah guna mendapatkan surat keputusan (SK) gubernur.

’’Dari angka itu kami kirim ke pak gubernur setelah mendapat tandatangan dari pak Bupati Blora. Angka secara pastinya akan disampaikan melalui SK gubernur terkait UMK se-Jateng,’’ pungkasnya.

 

Kontributor Blora
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.