Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Anggaran Polres Grobogan 2023 Naik Rp 2 Miliar

Anggaran Polres Grobogan 2023 Naik Rp 2 Miliar

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi memberikan sambutan dalam Sosialisasi Alokasi Anggaran 2023 Polres Grobogan di Hotel Grand Master Purwodadi, Rabu (30/11/2022). (Murianews/Saiful Anwar)

Murianews, Grobogan – Polres Grobogan mendapatkan anggaran sebesar Rp 105,8 miliar untuk operasional tahun 2023. Angka tersebut naik sekitar Rp 2 miliar dibanding tahun ini sebanyak Rp 103,4 miliar.

Itu diungkapkan Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi dalam Sosialisasi Alokasi Anggaran 2023 Polres Grobogan di Hotel Grand Master Purwodadi, Rabu (30/11/2022). Di kesempatan itu, Kapolres berpesan agar anggaran tersebut digunakan dengan sebaik-baiknya.

’’Harapan kami, anggaran itu dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukannya,’’ kata dia.

Baca: Jenazah Korban Kapal Tenggelam Akhirnya Tiba di Grobogan

Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) Polres Grobogan Polda Jawa Tengah, Kompol Sudarsono mengatakan, ada pos anggaran yang naik dibanding sebelumnya dan ada pula yang turun. Dia pun meminta kepada anggota untuk bersyukur terkait itu.

’’Berapa pun anggaran yang didapat ini perlu disyukuri. Yang terpenting bagaimana memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Kabag Reprogar Biro Perencanaan Polda Jateng AKBP Yudy Priyono. Dia memaparkan mengenai alokasi anggaran di Polda Jateng hingga prioritas nasional.

AKBP Yudy juga menyinggung mengenai kebijakan terbaru, yakni penerapan ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement, red). Dia mengatakan, penerapan kebijakan tilang elektronik itu untuk menghindari hal-hal buruk yang mungkin bisa menjadi viral saat diadakan tilang manual.

’’Nanti kalau di perempatan jalan, di lampu merah ada petugas memotret itu bukan dalam rangka mencari kesalahan, tapi menindak pelanggaran,’’ kata dia.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.