Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bejat, Pria di Tegal Tega Perkosa Bocah Perempuan saat Tidur Siang

Bejat Pria di Tegal Tega Perkosa Bocah Perempuan saat Tidur Siang

Ilustrasi

Murianews, Tegal – Seorang pria di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tega melakukan tindakan bejat dengan memperkosa bocah perempuan berusia 13 tahun.

Korban diketahui masih tetangganya sendiri. Pelaku berinisial SLT (52) sudah diamankan polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya Syafaat menjelaskan, peristiwa perkosaan itu terjadi 20 Oktober lalu, sekitar pukul 13.00 WIB. Korban saat itu sedang tidur sendiri di kamarnya.

Baca juga: Terduga Percobaan Perkosaan Siswi SMP Karanganyar Dibekuk Polisi

Kemudian tiba-tiba datang tersangka masuk ke dalam kamar dan langsung menutup pintu lalu mematikan lampu kamar. Setelah masuk kamar korban, pelaku kemudian memperkosa korban.

”Kejadian tersebut berjalan selama sekira dua menit di kamar korban,” ujar kapolres, dikutip dari Detik.com, Rabu (30/11/2022).

Perbuatan pelaku diketahui saat ibu korban terbangun. Saat tidur di ruang tengah, ibu korban mendengar anaknya menangis.

Korban bersama ibunya kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Dari laporan itu, pelaku kemudian dibekuk dan ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres mengungkapkan, modus operandi pelaku adalah dengan bujuk rayu dan tipu muslihat. Di mana pelaku sering memberikan uang Rp 10 ribu kepada korban.

”Modus tersangka melakukan perbuatan persetubuhan tersebut dengan bujuk rayu dan tipu muslihat. Sebelumnya korban sering diberi uang sebesar Rp 10 ribu setiap berangkat ke sekolah. Korban sempat diancam jangan bilang kepada orang lain terkait kejadian tersebut,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, korban disangkakan melanggar UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama-lamanya 15 tahun penjara.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: detik.com

Ruangan komen telah ditutup.