Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Protes Jalan Rusak, Warga Prawoto Pati Tanami Jalan dengan Pohon Pisang

Protes Jalan Rusak Warga Prawoto Pati Tanami Jalan dengan Pohon Pisang

Pohon pisang ditanam di Jalan Alternatif Kudus-Sukolilo-Grobogan. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Aksi protes jalan rusak dilakukan warga Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Pati, Jawa Tengah. Mereka memprotes Jalan Prawoto-Sukolilo yang rusak dan tak kunjung diperbaiki.

Jalan rusak itu pun ditanami pohon pisang oleh warga. Selain itu, mereka juga memasang poster dan spanduk bernada sindiran seperti dalan kebo (jalan kerbau, red), wisata 1000 lubang dan dalan ajur (jalan hancur, red).

Salah satu warga Desa Prawoto Teguh Sulistiyono mengatakan aksi itu untuk memprotes agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati segera memperbaiki jalan alternatif Kudus-Sukolilo-Grobogan itu.

Baca: Angin Kencang Sapu Enam Desa di Pati

’’Aksi ini tidak ada unsur lain. Warga hanya khawatir banyak terjadi kecelakaan karena jalan yang berlubang dan digenangi air. Ini buntut kekesalan terhadap Pemkab. Kami hanya meminta perbaikan jalan ini demi keselamatan warga. Tidak ada unsur pemblokiran, tapi hanya pengalihan jalan,’’ tuturnya.

Ia mengaku tidak mengizinkan siapapun mencabut pohon pisang itu hingga ada jawaban atau perbaikan jalan dari Pemkab Pati. Bila ada yang mencabut pihaknya bakal menanam pisang lagi.

’’Silakan dicabut pohonnya. Tapi kalau tidak ada jawaban maka kami ulangi lagi (aksi ini, red). Kami bakal melakukan penanaman atau aksi-aksi lainnya sampai ada jawaban atau realisasi (perbaikan jalan, red),’’ ucap dia.

Warga menilai, kerusakan jalan itu dikarenakan truk pengangkut hasil tambang yang sering melintas di sana. Meskipun sudah ditanami pohon pisang, truk hasil tambang dan kendaraan lainnya masih melintasi jalan ini.

Sementara itu, Kepala Desa Prawoto Hyro Fachrus mengatakan, aksi yang dilakukan warganya itu merupakan wujud kekesalan mereka. Selain itu, penanaman pohon pisang ini juga untuk memperingatkan pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

’’Aksi ini untuk mengurangi angka kecelakaan. Karena jalannya banyak yang berlubang, apalagi pada saat musim penghujan. Bisa juga ini karena kesalnya warga. Mereka melakukan aksi lantaran jalan tidak pernah ada perhatian. Kami berharap ada perhatian dari Pemkab agar jalan ini segera diperbaiki,’’ pungkas dia.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.