Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Cara Tepat Mengolah Ikan Tongkol biar Gizinya Tidak Hilang

Ini Cara Tepat Mengolah Ikan Tongkol biar Gizinya Tidak Hilang

Foto: Ikan tongkol (Kevin Phillips dari Pixabay)

Murianews, Kudus – Makan ikan sangat dianjurkan bagi anak-anak. Pasalnya, banyak kandungan gizi yang terdapat ikan dan sangat bermanfaat pada perkembangan anak.

Bahkan, pemerintah beberapa waktu lalu sudah gerakan Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan). Gerakan ini dibuat supaya rakyat Indonesia, khususnya anak lebih banyak mengonsumsi sumber protein ini.

Ada banyak jenis ikan yang bisa dikonsumsi. Masing-masing ikan ini punya kandungan gizi tersendiri.

Baca juga: Ini Cara Menggoreng Ikan Tanpa Lengket dan Ada Letupan Minyak, Silahkan Dicoba!

Salah satu jenis ikan yang sering dikonsumsi adalah tongkol. Ikan tongkol adalah ikan yang populer akan nutrisinya. Selain memiliki rasa yang enak, manfaat ikan tongkol juga sangat banyak. Rasanya yang ringan menjadikan ikan ini cocok untuk menu diet jika kamu tidak menyukai rasa yang kuat dari ikan.

Melansir dari Halodoc, tongkol termasuk sebagai salah satu ikan yang paling bergizi. Mereka adalah sumber protein vitamin B2, B3, B6, dan B12, dan vitamin D yang sangat baik. Dagingnya juga penuh dengan mineral seperti tembaga, selenium, dan yodium.

Ikan ini juga mengandung zat besi dan vitamin B1 dalam jumlah yang baik. Karena tongkol termasuk dalam kategori “ikan berminyak”, mereka adalah salah satu sumber omega-3 terbaik yang merupakan lemak baik untuk menjaga kesehatan jantung dan otak. Satu porsi tongkol yang dimasak 3 ons mengandung lebih dari 1.000 miligram omega-3.

Manfaat nutrisi lain dari makarel adalah bahwa mereka memiliki jumlah lemak tak jenuh baik yang jauh lebih tinggi daripada lemak jenuh, sehingga tidak akan meningkatkan risiko kolesterol. Faktanya, sekitar 77 persen lemak ikan tongkol tidak jenuh.

Berikut adalah manfaat ikan tongkol untuk kesehatan:

1. Meningkatkan Kesehatan Jantung pada Orang Dewasa

Lemak tak jenuh ganda yang menyehatkan jantung dapat membantu mengurangi tingkat insiden dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Banyak penelitian juga menunjukkan bahwa suplemen minyak ikan tongkol dapat membantu menurunkan trigliserida tanpa meningkatkan jenis kolesterol lainnya.

Untuk pencegahan penyakit jantung, beberapa praktisi kesehatan mungkin menyarankan agar mereka yang mengidap penyakit jantung koroner mengonsumsi suplemen minyak ikan untuk mendapatkan cukup omega-3. Dokter menyarankan agar mengonsumsi ikan berlemak seperti tongkol setidaknya dua kali seminggu untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Mencegah Gangguan Otak

Omega-3 hadir dalam ikan tongkol, terutama DHA (asam docosahexaenoic) yang memainkan peran besar dalam perkembangan otak. Lemak ini mengontrol pelepasan pembawa sinyal kimia di otak, yang dapat membantu menjaga fungsi otak. Mengonsumsi omega-3 laut seperti ikan tongkol juga dapat mengurangi risiko masalah kesehatan mental seperti depresi, gangguan bipolar, dan autisme.

3. Mencegah Anemia

Ikan tongkol dapat memberikan nutrisi yang baik untuk pencegahan anemia akibat kekurangan nutrisi. Ikan ini mengandung zat besi, vitamin B12, dan beberapa folat. Kekurangan nutrisi-nutrisi ini dapat menyebabkan anemia jenis tertentu.

U.S. National Institutes of Health menyarankan agar seseorang mengonsumsi makanan seperti ikan, kerang, dan daging untuk membantu mencegah anemia. Ini karena zat besi pada ikan dandaging lebih mudah diserap tubuh.

4. Mencegah Obesitas

Ikan tongkol memiliki kandungan EPA yang tinggi. EPA ini dapat menstimulasi munculnya hormon leptin yang dapat menghindari keinginan untuk mengonsumsi makanan yang berlebihan. Maka, dengan mengonsumsi ikan tongkol dapat mencegah terjadinya kenaikan berat badan yang berlebihan.

Cara Tepat Mengolah Ikan Tongkol

Meski kaya nutrisi, kamu perlu memperhatikan cara mengolah ikan tongkol dengan benar akan nutrisi di dalamnya tidak hilang. Kamu dapat mengolah tongkol dengan cara menumis atau dengan bumbu basah.

Lebih baik gunakan bahan yang sehat seperti rempah-rempah. Jika menggoreng, hindari menggunakan banyak minyak karena ikan ini sudah mengandung lemak.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com

Ruangan komen telah ditutup.