Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Begini Penampakan Taman Menara Kudus Setelah Selesai Direnovasi

Desain Kawasan Taman Menara Kudus. (Murianews/Vega Ma’arijil Ula)

Murianews, Kudus –Taman Menara, Kudus, Jawa Tengah sedang tahap renovasi. Beberapa bagian di taman itu telah dibongkar dan dibangun ulang dengan desain yang lebih segar.

Murianews mendapatkan desain kawasan Taman Menara. Dalam desain itu, pohon beringin masih ada dan dilengkapi dengan panggung terbuka yang eksotis.

Sutrisno, Pelaksana Lapangan dari CV Beje kontraktor pelaksana pembangunan Taman Menara Kudus menyebut panggung tersebut nantinya berbentuk melingkar dengan ukuran seluas 38,05 meter persegi.

Selain ada panggung, bagian lainnya di Taman Menara Kudus juga akan berubah. Seperti di belakang panggung atau eks kios sebelah selatan akan ada sejumlah pintu dengan arsitektur melengkung.

”Belakang ini nanti jadi seperti pintu-pintu, bagian atasnya melengkung. Kemudian ada lampu-lampunya juga yang menempel. Sehingga kios di sebelah utaranya kelihatan,” katanya, Senin (28/11/2022).

Baca: Pembangunan Taman Menara Kudus Masuk Tahap Pembuatan Panggung

Bagian kantor pengelola Taman Menara tidak akan dihilangkan. Kemudian, di area halaman Taman Menara Kudus akan diganti dengan paving.

Di sebelah barat, bangunan Masjid Madureksa tetap akan berdiri. Bahkan seakan bertemu dengan Kelenteng Hok Ling Bio yang berdiri di sebelah timur.

”Proses pengerjaannya selama 1,5 bulan. Harapan kami dapat selesai tepat waktu,” imbuhnya.

Baca: Direlokasi, PKL Taman Menara Kudus Mengeluh Sepi dan Listrik Byar Pet

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Mutrikah mengatakan, fungsi panggung di bawah beringin sebagai tempat untuk teater dan seni. Selain itu juga sebagai acara pasar rakyat.

”Bisa juga dibuat Pasar Rakyat, peragaan busana, dan kegiatan lainnya,” terangnya.

Menurutnya, pentas seni berpotensi meningkatkan wisatawan ke Kota Kretek. Sehingga budaya dan kearifan lokal Kabupaten Kudus dapat semakin dikenal.

 

Reporter: Vega Ma’arijil Ula
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.