Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Revitalisasi Hampir Rampung, Taman Pracima Pura Mangkunegaran Solo Dibuka Januari 2023

Revitalisasi Hampir Rampung Taman Pracima Pura Mangkunegaran Solo Dibuka Januari 2023

Foto: KGPAA Mangkunagoro X bersama Wali Kota Solo melihat proses revitalisasi bangunan di Pura Mangkunegaran, Solo, Selasa (8/11/2022). (Solopos.com/Humas Pemkot Solo)

Murianews, Solo – Proyek revitalisasi Taman Pracima atau Pracima Tuin yang dibangun di kompleks Pura Mangkunegaran Solo saat sudah hampir rampung.

Rencananya, taman yang bakal menjadi destinasi baru di Kota Solo itu bakal dibuka pada Januari tahun 2023 mendatang.

Hal itu diungkapkan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkunegoro X saat ditemui wartawan di Pura Mangkunegaran, Senin (28/11/2022).

Baca juga: Bhre Cakrahutomo Resmi Dinobatkan Jadi KGPAA Mangkunagoro X

Menurut Mangkunegoro X, Taman Pracima bakal dibuka untuk umum pada pertengahan atau akhir Januari 2023. ”Bocorannya, taman bakal dibuka untuk umum pada awal tahun depan. Mungkin pertengahan sampai akhir Januari,” ujar dia, seperti dikutip dari Solopos.com.

Nantinya, Taman Pracima atau Pracima Tuin menjadi destinasi wisata baru dan pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Akses pintu masuk taman melewati pintu selatan.

Saat ini, proyek pembangunan taman sudah hampir 100 persen. Hanya tinggal finishing struktur bangunan di area kompleks Pura Mangkunegaran. Ada tiga bangunan dan beberapa bangunan di area taman, yakni Pracimasana, Pracimaloka, dan Pracimawisik.

Pracimaloka terletak di sisi barat, sedangkan Pracimawisik di sisi timur pojok taman. Sementara Pracimasana menjadi bangunan utama taman yang terletak di tengah taman.

“Pracimaloka berfungsi untuk mengolah hasil bumi, seperti teh dan kopi. Sedangkan, Pracimawisik untuk pengembangan seni dan budaya. Untuk Pracimasana fungsinya sebagai tempat kuliner atau menyantap makanan dan minuman,” sambung.

Proyek revitalisasi Taman Pracima terinspirasi taman era Mangkunagoro VII sekitar 1920-an. Arsitektur bangunan merupakan akulturasi Eropa dan Jawa.

”Taman Pracima dulu diinisiasi oleh Eyang Mangkunagaroro VI kemudian dilanjutkan Eyang Mangkunagoro VII. Nah, Taman Pracima ini dibikin mirip dengan desain dan konsep akukturasi Eropa dan Jawa. Ini juga berdasarkan manuskrip foto dan data arsip yang disimpan di Pura Mangkunegaran,” pungkasnya.

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.