Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Pilihan Obat Asam Urat Alami yang Dapat Dicoba di Rumah

Ini Pilihan Obat Asam Urat Alami yang Dapat Dicoba di Rumah

Foto: Ilustrasi asam urat kambuh (freepik.com)

Murianews, Kudus – Sakit asam urat kini banyak dialami orang. Pola hidup yang kurang sehat serta asupan makanan tertentu bisa menjadi penyebabnya.

Saat mengalami asam urat ini bisa menyebabkan aktifitas terganggu. Pasalnya, asam urat ini mengakibatkan rasa sakit pada beberapa persendian.

Selama ini, masih banyak orang yang belum memahami dengan baik apa itu sakit asam urat. Nah, untuk itu, ada baiknya mengetahui informasi seputar asam urat supaya bisa melakukan upaca pencegahan lebih dini.

Baca juga: Catat! Ini Makanan dan Minuman yang Jadi Pantangan Pengidap Asam Urat

Melansir dari Hellosehat, Minggu (27/11/2022), asam urat adalah bentuk penyakit radang sendi yang terjadi karena kadar asam urat (uric acid) yang tinggi di tubuh. Penyakit ini perlu dikontrol untuk mencegah asam urat kambuh pada masa mendatang. Adapun untuk mengontrol penyakit tersebut, beberapa orang memilih menggunakan obat herbal atau alami selain obat asam urat yang diberikan dokter.

Obat yang terbuat dari bahan alami dianggap lebih aman untuk mengatasi penyakit, seperti asam urat, karena minim risiko efek samping. Namun, sebenarnya belum tentu semua obat tradisional dapat digunakan untuk mengatasi gejala asam urat.

Beberapa yang dinilai efektif pun mungkin berisiko untuk kesehatan Anda karena bisa berinteraksi dengan obat medis yang Anda konsumsi. Oleh karena itu, sebaiknya Anda selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal tertentu.

Perlu diingat pula, tidak disarankan untuk menggunakan obat herbal sebagai satu-satunya pengobatan asam urat. Pasalnya, bahan alami ini bukanlah obat paten yang pasti menyembuhkan asam urat. Adapun fungsinya hanya sebagai terapi komplementer atau tambahan, yang digunakan untuk meredakan gejala dan meningkatkan kesehatan tubuh secara holistik.

Berikut beberapa contoh obat herbal yang sudah pernah diteliti secara medis manfaatnya untuk asam urat.

1. Jahe

Jahe adalah tanaman herbal yang dipercaya dapat meredakan nyeri karena peradangan pada penderita asam urat. Hal ini diduga karena zat aktif di dalam jahe, yaitu gingerol, gingerdione, dan zingeron, yang bersifat sebagai antiinflamasi. Ketiga zat aktif tersebut bekerja dengan menghambat leukotrien dan prostaglandin di dalam tubuh yang merupakan pemicu inflamasi.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda dapat mencampurkan jahe dengan air hangat atau mendidih, kemudian diminum seperti teh. Selain itu, jahe juga dapat dijadikan dalam bentuk pasta untuk digunakan sebagai kompres atau obat oles (topikal) ke area sendi yang terkena. Tanaman herbal ini dapat Anda gunakan setiap hari sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi asam urat Anda.

2. Kunyit

Curcumin adalah senyawa kimia antiradang dalam kunyit yang membantu meredakan peradangan. Studi yang diterbitkan pada 2019 oleh jurnal Arthritis Research & Therapy mendapati bahwa curcumin dapat menekan protein yang disebut faktor nuklir-kappa B (NF-kappa B) dalam uji coba hewan.

Protein NF-kappa B adalah zat yang menghasilkan peradangan dalam tubuh. Ketika produksi protein tersebut ditekan, peradangan yang disebabkan oleh pengkristalan asam urat di sendi pun dapat mereda.

Sebuah uji coba yang dilakukan pada manusia juga menemukan hal serupa setelah memurnikan ekstrak curcumin menjadi fexofytol. Uji coba tersebut diterbitkan dalam Open Journal of Rheumatology and Autoimmune Diseases pada 2013. Hasilnya, fexofytol efektif memblokir NF-kappa B.

Namun, ada baiknya konsultasi dulu ke dokter sebelum menggunakan kunyit sebagai obat herbal untuk asam urat. Pasalnya pada beberapa kasus, kunyit dapat menyebabkan efek samping.

3. Cuka apel

Keasaman cuka apel disinyalir dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat radang sendi, termasuk asam urat. Pasalnya, cuka dapat meningkatkan alkalinitas (kebasaan) tubuh dan memiliki sifat antiinflamasi.

Berdasarkan penelitian di Jepang pada 2010, pola makan atau makanan tertentu, seperti cuka apel, yang dapat meningkatkan alkalisasi urin dapat pula meningkatkan pembuangan asam urat (uric acid) dari tubuh. Dengan demikian, hal ini dapat mengurangi kemungkinan terjadinya penumpukan uric acid yang merupakan penyebab penyakit asam urat.

Untuk bisa mendapat manfaat tersebut, Anda dapat mengonsumsi dua sendok makan cuka apel dalam tiga kali sehari. Untuk mengurangi keasamannya, Anda dapat mencampurkan cuka apel dengan madu, yang juga sama-sama memiliki sifat antiinflamasi.

Meski demikian, Anda pun perlu berhati-hati ketika mengonsumsi cuka apel, sebab rasa asam yang tinggi dapat mengikis jaringan kerongkongan dan enamel gigi. Selain itu, cuka apel juga mungkin memiliki interaksi negatif dengan beberapa obat, seperti obat diabetes. Perlu diketahui pula, tidak semua penderita asam urat pun efektif menurunkan kadar uric acid-nya dengan obat alami ini.

4. Biji seledri

Penelitian yang dipublikasikan di Molecular Medicine Reports pada 2019 menunjukkan bahwa ekstrak biji seledri memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang bermanfaat bagi penderita asam urat. Penggunaan ekstrak biji seledri disebut dapat mengurangi pembengkakan di sekitar sendi akibat peradangan penyakit asam urat .

Biji seledri disebut mengandung berbagai senyawa aktif, termasuk luteolin dan 3-n-butylphthalide (3nB), yang sudah diteliti bermanfaat untuk mengatasi peradangan dan mengendalikan produksi asam urat. Oleh karena itu, tanaman obat herbal ini diklaim bisa menjadi salah satu cara untuk mengobati asam urat secara alami.

Meski demikian, berbagai penelitian mengenai biji seledri dan khasiat asam urat ini baru diuji pada hewan. Masih dibutuhkan penelitian lanjutan pada manusia untuk memastikan manfaatnya.

5. Kembang sepatu

Kembang sepatu atau hibiscus diyakini dapat menjadi salah satu obat tradisional penurun asam urat. Menurut penelitian tentang kembang sepatu dari Journal of Functional Foods, kadar asam urat pada tikus yang diberikan ekstrak kembang sepatu menurun cukup signifikan.

Biasanya ekstrak kembang sepatu dikonsumsi dalam bentuk suplemen tablet atau teh. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membuktikan efektivitas penggunaannya sebagai obat asam urat herbal pada manusia.

6. Brotowali

Melansir ulasan studi dari Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry pada 2017, ekstrak jus batang brotowali dapat menjadi obat herbal alami untuk asam urat. Pasalnya, brotowali diyakini dapat membantu menetralkan peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.

Selain itu, penelitian pada 2014 dari Journal Clinical and Evaluation Research menunjukkan brotowali dapat menjadi tumbuhan obat pereda nyeri alami untuk serangan asam urat setelah diuji coba pada tikus. Namun, penelitian ini belum dilakukan pada manusia. Konsultasi ke dokter untuk penggunaan lebih lanjut.

7. Meniran hijau

Meniran hijau atau lab grade Chanca Piedra, yang populer sebagai obat herbal untuk batu ginjal dan batu empedu, juga bisa menjadi menjadi salah satu cara untuk menurunkan asam urat secara alami.

Meniran hijau dipercaya dapat menghambat produksi asam urat berlebih dalam tubuh, sekaligus memecah dan membilas penumpukan kristal asam urat. Dengan begitu, obat alami ini dapat mencegah terjadinya serangan asam urat.

Namun, konsultasikan dulu pada dokter sebelum menggunakan tanaman ini sebagai obat tradisional asam urat. Pasalnya, belum ditemukan jelas penelitian yang menyatakan bahwa meniran hijau dapat menjadi obat tradisional asam urat yang benar-benar ampuh dan bebas efek samping.

8. Tanaman jelatang

Tanaman jelatang (stinging nettle), atau dalam bahasa latin disebut sebagai urtica dioica, adalah tanaman herbal yang dipercaya dapat menjadi obat tradisional untuk asam urat.

Dilansir dari Arthritis Foundation, sebuah penelitian di Jerman menemukan bahwa ekstrak tanaman jelatang mengandung zat antiradang bernama hox alpha, yang dapat menekan pelepasan sitokin sebagai pemicu peradangan pada persendian. Selain itu, jelatang juga kaya akan kalium, kalsium, dan magnesium, yang dapat membantu mengobati asam urat secara alami.

Anda dapat mengonsumsi ekstrak tanaman jelatang dalam bentuk kapsul, tablet, teh, atau daun utuh. Dalam bentuk kapsul atau tablet, sebaiknya konsumsi sebanyak 1.300 mg setiap hari, sedangkan untuk teh sebanyak satu cangkir dalam tiga kali sehari. Anda pun bisa menempelkan daun jelatang langsung ke area sendi yang terkena asam urat untuk mengurangi peradangan.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: hellosehat.com

Ruangan komen telah ditutup.