Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Gagal Nyalip, Perempuan Muda Asal Blora Terlindas Truk di Grobogan

Gagal Nyalip Perempuan Muda Asal Blora Terlindas Truk di Grobogan

Petugas epolsiian mengevakuasi korban yang terlindas truk (Murianews/Istimewa)

Murianews, Grobogan – Nasib nahas dialami perempuan muda bernama Linda Nofitasari (17), asal Kunduran, Kabupaten Blora. Dia mengalami kecelakaan tragis tertabrak truk tronton dan terseret hinga ratusan meter di Jalan Semarang-Purwodadi, tepatnya di Desa Putat, Purwodadi, Grobogan, Sabtu (26/11/2022) malam.

Aiptu Ikhwan, anggota Unit Laka Satlantas Polres Grobogan mengatakan, Linda atau korban yang mengendarai Vario bernopol K 5921 NY asalnya melaju dari arah barat ke timur. Dia diduga ingin menyalip truk tronton bermuatan semen di depannya, bernopol B 9799 BEH.

Belum sampai menyalip, terdapat mobil box tak diketahui identitasnya dari arah berlawanan. Korban menghindar ke kiri hingga diduga menyenggol truk tronton.

”Kedua kendaraan berjalan beriringan dari barat ke timur. Sesampai di TKP, pengendara Vario berniat mendahului truk tronton. Saat itu dari arah berlawanan, terdapat truk tak dikenal. Korban menghindar ke kiri, dan menyenggol truk tronton hingga terjatuh,” paparnya.

Korban terlindas truk dan meninggal. Korban bahkan sempat terseret hingga sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Evakuasi oleh petugas medis dan petugas kepolisian berlangsung hingga sekitar satu jam. Kemacetan pun tak terhindarkan.

Khoirul Ali, pegemudi truk tronton mengaku membawa truk dari Semarang ke Kediri. Dia mengaku jika truk yang dikemudikannya itu melaju dengan cekepatan pelan. Dia juga mengaku tidak begitu terasa menabrak kendaraan, hanya seperti jalan bergeronjal.

”Saya dari arah Semarang mau ke Kediri (dari barat ke timur). Tidak kencang, karena bawa muatan berat, muatan semen. Ya seperti ada geronjalan begitu,” kata Khoirul Ali, pengemudi truk.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Cholis Anwar

Ruangan komen telah ditutup.