Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

KPU Boyolali Buka Lowongan untuk PPK dan PPS, Jumlahnya 911 Orang

Pemilih difabel tengah memberikan hak suaranya dalam sumilasi pemungutan suara di Pati. (Dok Murianews)

Murianews, Boyolali — Komisi Pemmilihan Umum (KPU) Boyolali membuka lowongan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) sejak Minggu (20/11/2022). Tak tanggung-tanggung, jumlah lowongan tersebut menbacapi 911 orang.

Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Boyolali Pardiman, 911 orang tersebut terdiri dari 110 petugas PPK dan 801 petugas PPS. Jumlah didapat lantaran kebutuhan untuk satu kecamatan butuh lima petugas PPK dan setiap satu desa membutuhkan tiga petugas PPS di Kabupaten Boyolali.

”PPK, lima orang kali 22 kecamatan di Boyolali, PPS, tiga orang kali 267 desa di Boyolali. Saat ini pendaftar sudah sampai 600-an orang,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (26/11/2022).

Sementara itu, Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin mengatakan Lowongan PPK dan PPS akan ditutup pada (29/11/2022). Lowongan tersebut dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat umum.

Baca: Sudah ada 600-an Pendaftar, Ini Syarat Jadi PPK dan PPS Boyolali

”Sosialisasi terkait hal ini juga sudah kami lakuan, baik kepada elemen masyarakat, pemerintah daerah, maupun kecamatan, maupun kelurahan,” kata dia saat ditemui di kantor, Jumat (25/11/2022).

Dalam pembukaan pendaftaran PPK dan PPS,  kata Ali, KPU memberikan peluang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat agar ikut andil sebagai penyelenggara pemilu.

”Baik di PPK, PPS, maupun di KPPS, termasuk juga petugas pantarlih [Panitia Pendaftaran Pemilih], keikutsertaan warga Boyolali kami tunggu untuk suksesnya pemilu 2024,” imbuhnya.

 

Penlis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com

Ruangan komen telah ditutup.