Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Makanan dan Minuman Pantangan bagi Penderita Asam Lambung, Ingat Baik-Baik!

Ini Makanan dan Minuman Pantangan bagi Penderita Asam Lambung, Ingat Baik-Baik!
Foto: Ilustrasi (Darko Djurin dari Pixabay)

Murianews, Kudus – Ada banyak gangguan kesehatan yang terdapat pada saluran pencernaan. Salah satunya adalah penyakit asam lambung atau GERD.

Penyakit pencernaan ini terjadi ketika asam lambung atau empedu mengiritasi lapisan dalam saluran makanan. Saat asam lambung naik ini rasanya cukup menyiksa sehingga bisa mengganggu aktivitas.

Banyak hal yang bisa menyebabkan penyakit asam lambung ini. Faktor utama bisa disebabkan oleh makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Baca juga: Benarkah Kurma Bermanfaat untuk Mengatasi Sakit lambung? Ini Penjelasannya

Melansir dari Halodoc, Kamis (24/11/2022), sebaiknya, jangan abaikan kondisi heartburn yang kerap terjadi dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa menjadi tanda munculnya penyakit asam lambung atau GERD.

Selain kebiasaan merokok, mengalami obesitas atau beberapa penyakit lainnya berisiko menyebabkan kondisi ini. Tak hanya itu, perhatikan juga berbagai jenis makanan dan minuman yang menjadi pantangan bagi pengidap asam lambung. Terlalu banyak mengonsumsi makanan pantangan juga bisa menyebabkan gejala asam lambung semakin memburuk.

Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Pengidap Asam Lambung

Asam lambung atau GERD terjadi akibat sfingter esofagus bagian bawah mengalami kerusakan sehingga menjadi lebih lemah. Saat dalam kondisi yang normal, sfingter esofagus akan menutup secara otomatis untuk mencegah makanan dari lambung bergerak menuju ke kerongkongan.

Namun, ketika sfingter esofagus bagian bawah menjadi lemah, maka makanan bisa naik ke kerongkongan sehingga memicu berbagai gejala yang terkait dengan penyakit ini. Ada beberapa kondisi yang dapat memicu kondisi ini, seperti obesitas, kehamilan, hingga mengidap hiatal hernia.

Nah, sebaiknya ketahui berbagai jenis makanan dan minuman yang seharusnya kamu hindari untuk mencegah munculnya penyakit asam lambung, yaitu:

1. Makanan yang Pedas

Makanan yang pedas memang bisa meningkatkan selera makan seseorang. Namun, jika kamu pengidap asam lambung, sebaiknya hindari makanan dengan cita rasa pedas karena dapat memicu kambuhnya asam lambung.

Hal ini karena makanan pedas umumnya terbuat dari cabai yang memiliki kandungan capsaicin. Senyawa ini dapat memicu iritasi pada kerongkongan yang mengakibatkan naiknya asam lambung.

2. Makanan Berlemak

Makanan yang berlemak membuat sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih rileks. Kondisi ini menyebabkan kenaikan asam lambung menuju kerongkongan yang lebih banyak. Untuk itu, pastikan kamu mengurangi total asupan lemak harian untuk mencegah gejala asam lambung kambuh.

3. Buah dengan Rasa Asam

Buah merupakan makanan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya. Akan tetapi, jika kamu memiliki riwayat asam lambung, sebaiknya hindari mengonsumsi buah yang memiliki cita rasa asam.

Ada beberapa jenis buah yang sebaiknya kamu hindari. Seperti, nanas, tomat, jeruk, lemon, dan jeruk nipis.

4. Cokelat

Selain manis, cokelat juga memiliki rasa yang lezat untuk dikonsumsi sebagai camilan. Namun, batasi pengonsumsian cokelat jika kamu mengidap asam lambung.

Kandungan methylxanthine pada cokelat menyebabkan sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih rileks. Hal ini memicu munculnya gejala asam lambung yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

5. Minuman Mengandung Kafein

Bukan hanya kopi, teh juga merupakan minuman yang memiliki kandungan kafein. Jika kamu memiliki penyakit asam lambung, sebaiknya hindari minuman ini karena menjadi pantangan asam lambung.

Itulah berbagai makanan dan minuman yang menjadi pantangan asam lambung. Selain menghindari makanan dan minuman tersebut, pastikan kamu hentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.

Saat mengalami keluhan asam lambung, sebaiknya gunakan pakaian yang nyaman dan longgar. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat karena dapat memicu rasa yang tidak nyaman.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: halodoc.com

Ruangan komen telah ditutup.