Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Info Jatim

Sukses Kelola Limbah Industri, Kader NU di Lumajang Sabet Juara I Santripreneur 2022

Sukses Kelola Limbah Industri, Kader NU di Lumajang Sabet Juara I Santripreneur 2022
Foto: Kader NU asal Lumajang, Jawa Timur Muhammad Rofi’ul Ulum (NU Online Jatim/Sufyan Arif)

Murianews, Lumajang – Kader NU asal Lumajang, Jawa Timur Muhammad Rofi’ul Ulum berhasil membikin kejutan di ajang Santripreneur Award 2022.

Di mana, pria berusia 32 tahun ini dinobatkan sebagai juara terbaik untuk kategori industri, perdagangan dan jasa dalam gelaran Santripreneur 2022. Kegiatan tersebut dipusatkan di Muamalat Tower, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/11/2022) malam.

Keberhasilan ini tidak didapat dengan mudah. Butuh proses panjang dan penuh liku-liku hingga akhirnya bisa menyabet penghargaan bergengsi ini.

Baca juga: Kembangkan Ekonomi Lewat Kerajinan, Santri Kebumen Diapresiasi Wagub Jateng

Melansir dari NU Online Jatim, Kamis (24/11/2022), Rofi’ul Ulum atau yang biasa disapa Rofi’ ini dinobatkan sebagai peserta terbaik dari ratusan peserta pendaftar. Hal itu berkat usaha yang ia kelola selama ini dalam mengolah limbah pabrik kayu menjadi triplek yang bernilai jual dengan tetap mengusung pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.

”Kita punya 38 kelompok pengrajin limbah ini yang mayoritas ibu-ibu rumah tangga, anggotanya 5 hingga 10 orang perkelompok. Alhamdulillah, efeknya sangat besar dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, dan terpenting menjaga lingkungan agar tetap bersih juga sehat,” ungkap ayah dua anak ini kepada NU Online Jatim, Selasa (22/11/2022).

Rofi’ bercerita, usaha yang ia tekuni sejak 2019 ini didorong keinginannya saat melihat banyaknya pabrik rotari kayu sekitar rumahnya di Desa Purworejo Kecamatan Senduro yang limbahnya belum bisa terkelola dengan maksimal. Sejak saat itu ia mencoba mencari peluang usaha dan bisa berjalan hingga saat ini.

”Namun, yang namanya usaha bukan tanpa kendala, banyak yang kami alami jatuh bangun usaha ini. Mulai tertipu orang, macetnya dana, mencari modal dan menjalin komunikasi dengan para anggota pekerja. Itu semua adalah pengalaman kami dalam menjalankan Usaha ini,” jelas Direktur Eksekutif Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Lumajang ini.

Rofi’ menambahkan, usaha yang ia rintis yang kini bernama CV Bintang Sembilan ini total omsetnya senial Rp 300 juta dengan profit Rp 15 juta per bulan. Ia mengaku, modal memulai usaha ini dulu sebesar Rp 15 juta. Kendati begitu, ia yakin dan terus bersemangat mengembangkannya hingga bisa sekarang.

”Rentang waktu 10 bulan kita sudah BEP (Break Event Poin). Untuk gaji pekerja kita seribu rupiah per lembar triplek. Per hari biasanya satu orang dapat 70 sampai 100 lembar triplek,” tegasnya.

Ia berpesan kepada para pengusaha terutama santri, agar tidak pernah minder dan takut dalam menjalankan usahanya. Karena menurutnya, usaha adalah sebuah karya untuk terus berdedikasi terhadap ekonomi negeri.

”Alhamdulillah, berkat doa dan terus berusaha, kita bisa dapat penghargaan ini yang diserahkan langsung oleh Menteri Koperasi dan UMKM Bapak Teten Masduki. Terima kasih,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: jatim.nu.or.id

Ruangan komen telah ditutup.