Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

33 Yayasan di Pati Dapat Dana Hibah, Pj Bupati: Jangan Diselewengkan

33 Yayasan di Pati Dapat Dana Hibah, Pj Bupati: Jangan Diselewengkan
Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menyerahkan SK penerima dana hibah di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (24/11/2022). (Murianews/Umar Hanafi)

Murianews, Pati – Sebanyak 33 yayasan yang bergerak di bidang pendidikan mendapatkan dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Total nilainya mencapai Rp 2,87 miliar.

Surat keputusan (SK) penerima dana hibah ini diserahkan secara simbolis oleh Penjabat (Pj) Bupati Pati Henggar Budi Anggoro di Pendapa Kabupaten Pati, Kamis (24/11/2022). Selain perwakilan yayasan, beberapa anggota DPRD Kabupaten Pati juga menghadiri acara ini.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati Winarto mengatakan dana yang bersumber dari Perubahan APBD 2022 ini diberikan kepada yayasan pendidikan swasta. Seperti SD/MI, MTs/SMP, SMA sederajat hingga madrasah diniyah.

’’Kegiatan ini penyerahan secara simbolis hibah untuk pendidikan swasta. Ada 33 yayasan dengan total dana Rp 2,87 miliar,’’ ujar Winarto.

Baca: Razia Kos-kosan, Satpol PP Pati Dapati Dua Pasangan Tak Resmi

Dana ini digunakan untuk memajukan pendidikan swasta di Kabupaten Pati. Bisa digunakan untuk pengadaan alat peraga pendidikan, pembangunan gedung, dan fasilitas lainnya.

’’Ini sifatnya stimulan sehingga perlu ada partisipasi dari pihak lain agar pembangunan betul-betul bermanfaat dan sesuai dengan yang diharapkan,’’ kata dia.

Pihaknya mengatakan, dana hibah yang diberikan disalurkan dengan cara ditransfer langsung ke rekening Yayasan penerima. Transfer dilakukan sebelum berakhirnya tahun 2022.

Baca: Dapil dan Alokasi Kursi DPRD Pati Mulai Disusun

Sementara itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro meminta kepada pimpinan yayasan penerima untuk menggunakan dana ini dengan sebaik-baiknya. Ia tidak mau ada penyelewengan dana.

’’Ini uang rakyat maka pertanggungjawabkan dengan baik. Kita akan berdosa bila menyelewengkan. Jangan sampai tidak tepat sasaran dan digunakan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Yang ngawasi tidak hanya manusia. Ini juga diawasi dan dimintai pertanggungjawaban di atas,’’ pungkas dia.

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.