Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Bupati Kudus Pastikan Program Kampanyenya Tetap Jalan di Sisa Jabatan

Bupati Kudus HM Hartopo. (Murianews/Yuda Auliya Rahman)

Murianews, Kudus – Bupati Kudus HM Hartopo memastikan akan tetap menjalankan program-program kampanyenya di sisa masa jabatannya sebagai bupati di tahun 2023 mendatang. Seperti tunjangan guru swasta, santunan kematian, hingga uang tunggu pasien kelas III rumah sakit daerah.

Hartopo menyebut, selama ini program-programya juga telah berjalan dengan baik. Walau dalam perjalanannya, ada yang berubah karena regulasi dan ketersediaan anggaran daerah.

”Program-program (kampanye) sebetulnya jalan semua, tapi memang belum bisa maksimal karena satu dan lain hal, tahun depan akan kami maksimalkan kembali,” ujar Hartopo, Kamis (24/11/2022).

Dia mencontohkan program Tunjangan Kesejahteraan Guru Swasta (TKGS). Di mana nominal awal tunjangannya adalah merata Rp 1 juta per guru. Namun seiring berjalannya waktu harus diubah karena kendala regulasi.

”Jadi ternyata ada regulasinya, soal masa kerjanya, jumlah muridnya, kan tidak sama. Kemudian dilakukanlah perhitungan itu dengan jumlah yang bervariasi,” ujarnya.

Baca: Ribuan Marbut hingga Pendeta di Kudus Diberi Bantuan Rp 1 Juta

Kemudian untuk santunan kematian yang sebelumnya dijanjikan sehari urus langsung cair, kini pencairannya dilaksanakan secara bersama-sama sebulan sekali.

”Walau begitu programnya tetap jalan, termasuk pemberian bantuan kesejahteraan imam musala dan marbut masjid ini, kan juga merupakan satu bentuk kepedulian kami pada mereka,” sambungnya.

Sementara terkait program uang tunggu untuk penunggu pasien kelas III rumah sakit daerah, Hartopo mengatakan program tersebut memang sempat mandek.

Baca: Bupati Kudus Perintahkan Gerakan Jumat Bersih Kembali Digalakkan

Namun untuk tahun depan, atau tahun terakhirnya menjabat Bupati Kudus periode yang pertama, pihaknya akan mengupayakan program tersebut dijalankan kembali.

”Nanti akan dianggarkan melalui Dinas Sosial agar masyarakat juga bisa kembali merasakan manfaatnya,” tandasnya.

 

Reporter: Anggara Jiwandhana
Editor: Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.