Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jabar

Ridwan Kamil Perintahkan Kepala OPD Pemprov Jabar Jadi Bapak Asuh Korban Gempa Cianjur

Gubernur Jawa Barat Ridwal Kamil saat memberikan keterangan kepada awak media. (Pemprov Jabar)

Murianews, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memerintahkan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang meliputi kepala dinas atau sederajat untuk menjadi bapak asuh korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Kehadiran bapak asuh ini diharapkan bisa meringankan penderitaan korban gempa yang kini masih dalam suasana duka. Khususnya dalam hal kebutuhan dan suplai bantuan.

”Jadi bapak asuh ini harus menjamin semua kebutuhan dan suplai bantuan sampai kepada warga. Hari ini sudah saya putuskan setiap kecamatan punya bapak asuh dinas-dinas dari Pemda Provinsi Jabar,” kata gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu seperti dikutip Pemprov Jabar, Kamis (24/11/2022).

Baca: Update Korban Gempa Cianjur, Meninggal Dunia Sebanyak 284 Orang

Tak hanya itu, Kang Emil juga menugaskan kepala dinas dan pejabat setingkat untuk turun ke lapangan hingga tingkat kecamatan. Dengan begitu, mereka bisa mengetahui kebutuhan riil di lapangan.

”Jadi nanti satu kecamatan di Cianjur akan ada dua dinas, dipimpin kepala dinas untuk bertanggung jawab mengurusi semua kebutuhan warga di 12 kecamatan terdampak,” terangnya.

Untuk menunjang program tersebut, pihaknya juga telah memerintahkan Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja untuk mengatur manajemen di lapangan terkait sistem bapak asuh.

”Sudah diatur oleh Pak Sekda cara konkretnya seperti apa,” katanya.

Baca: Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur Capai 21.282 Unit

Ia mengungkapkan Pemda Provinsi Jabar pun telah menggelontorkan anggaran Rp 2 miliar untuk kebutuhan logistik bagi korban gempa di pengungsian.

”Kemudian BTT (Bantuan Tidak Terduga) Rp 20 miliar sudah kita siapkan untuk kebutuhan tanggap darurat. Walaupun komitmen dari Presiden untuk rekonstruksi (bangunan) yang Rp 50 juta (rusak) berat, Rp 25 juta (rusak) sedang, dan (rusak) ringan Rp 10 juta terus kita sosialisasikan. Itu uang dari BNPB anggaran APBN,” imbuhnya.

 

Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Pemprov Jabar

Ruangan komen telah ditutup.