Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

BMKG Prediksi Gempa Susulan di Cianjur Berakhir 4 Hari ke Depan

BMKG Prediksi Gempa Susulan di Cianjur Berakhir 4 Hari ke Depan
Rumah roboh akibat gempa di Cianjur (Dok.BNPB)

Murianews, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi jika gempa susulan yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar) masih akan terjadi hingga empat hari ke depan.

Kepala BMKG Dwikorita mengatakan, gempa susulan ini memang masih sering terjadi. Tetapi dalam jangka waktu empat hingga sepekan, sudah tidak ada lagi gempa susulan. Dia juga mengatakan, hasil analisis sementara menunjukkan tren gempa susulan (aftershock) semakin berkurang jumlahnya dan semakin berkurang kekuatannya.

Kendati demikian, masyarakat Cianjur diminta tetap waspada dengan adanya gempa susulan ini. Sebab, sebagian gempa masih didominasi dengan gempa dangkal, sehingga getarannya masih cukup terasa.

Baca: Ribuan Siswa di Jepara Doakan Korban Gempa Cianjur

”Gempa susulan ini jaraknya dekat, hanya 5 kilometer. Perlu diwaspadai, meskipun kekuatannya semakin lemah tapi kedalaman dangkal. Jadi sangat dekat dengan permukaan,” tuturnya.

Dwikorita mengatakan, memasuki puncak musim penghujan, BMKG mengimbau kepada pemerintah daerah setempat dan masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya bencana alam ikutan seperti longsor dan banjir bandang yang membawa material-material reruntuhan lereng akibat gempa Magnitudo 5.6.

Baca: Tiga Hari Tertimbun Reruntuhan Gempa, Bocah 5 Tahun Ini Ditemukan Selamat

”Saat ini curah hujan sedang meningkat menuju puncaknya di bulan Desember hingga Januari nanti, jadi harus diwaspadai kemungkinan terjadinya bencana ikutan usai gempa kemarin. Material lereng yang runtuh seperti tanah, batu, pohon, kerikil, dan lainnya harus dibersihkan agar tidak terbawa air dan menjadi banjir bandang. Hal ini pernah terjadi saat gempa Palu dan Pasaman Barat,” ujarnya.

 

Penulis: Cholis Anwar
Editor: Cholis Anwar
Sumber: BMKG

Ruangan komen telah ditutup.