Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

SGBK Jepara Terancam Tak Lolos Verifikasi

SGBK Jepara Terancam Tak Lolos Verifikasi
Tim verifikasi dari Kementrian PUPR tengah menilai kelayakan SGBK Jepara. (Murianews/Dinas PUPR Jepara)

Murianews, Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini atau SGBK Jepara terancam tak lolos Verifikasi. Itu setelah tim Kementrian PUPR kembali meninjau SGBK Jepara untuk evaluasi.

Kabid Cipta Karya, Dinas PUPR Kabupaten Jepara, Hanief Kurniawan mengatakan, jika menggunakan standar FIFA, SGBK Jepara dipastikan tidak lolos verifikasi.

’’Kalau distandarkan FIFA, tentu tidak sesuai standar,’’ kata Hanief, Rabu (23/11/2022).

Baca: GBK Jepara Dapat Banyak Catatan dari Kementrian PUPR

Untuk diketahui, ada tiga poin utama yang jadi penilaian verifikasi selama tiga hari oleh Kementrian PUPR itu. Tiga poin itu yakni, struktur bangunan, arsitektural dan mekanikal elektrikal stadion.

Hanief menerangkan, tim visitasi mengukur sejumlah struktur bangunan. Seperti luasan pintu-pintu dan ruang-ruang tertentu.

Selain itu, kata Hanief, tim visitasi juga mengukur jarak antara stadion dengan rumah sakit terdekat. Ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pemain maupun suporter ketika mengalami masalah kesehatan.

’’Tim meninjau bahkan sampai detail-detail stadion. Seperti fungsi toilet, penerangan sampai kebersihan,’’ imbuh Hanief.

Baca: Kemenpora Akan Datangi Stadion GBK Jepara

Dari kunjungan tersebut, ada banyak hal dari SGBK Jepara yang tidak memenuhi syarat. Seperti luasan dan fasilitas ruang ganti pemain dan kenyamanan bangunan.

’’Kalau hasilnya kami belum tahu. Belum dikeluarkan oleh tim evaluasi,’’ jelas Hanief.

Hasil visitasi tersebut menentukan SGBK Jepara layak menggelar pertandingan Liga atau tidak. Jika memang dinyatakan tidak lolos, terang Hanief, stadion harus diperbaiki sampai memenuhi standar.

Terkait dengan perbaikan itu, tentu akan menjadi beban besar jika semua biaya ditanggung Pemerintah Daerah (Pemda) Jepara. Tetapi mesti ada bantuan dari pemerintah di atasnya.

’’Kalau dibebankan kepada Pemda, jelas kemampuan keuangan kami tidak akan mampu. Itu anggarannya kan, tidak sedikit. Tentunya besar sekali,’’ pungkas Hanief.

 

Reporter: Faqih Mansur Hidayat
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.