Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Ini Fungsi dan Cara Menggunakan Compound Mobil dengan Benar, Jangan Asal ya!

Ini Fungsi dan Cara Menggunakan Compound Mobil dengan Benar, Jangan Asal ya!
FOto: Ilustrasi (Simon dari Pixabay)

Murianews, Kudus – Compound atau kompon mobil adalah salah satu produk yang familiar bagi pemilik mobil. Bahan ini biasanya digunakan untuk membikin tampilan bodi mobil lebih cantik.

Sebagian pemilik mobil biasanya menggunakan bahan ini sendiri untuk merawat bodi kendaraannya. Namun, penggunaan kompon ini harus dilakukan dengan benar agar hasilnya makksimal.

Untuk itu, penting bagi pemilik mobil untuk mengetahui cara menggunakan kompon ini dengan benar. Jangan asal mencobanya sendiri tanpa pengetahuan yang tepat karena bisa berdampak tidak baik.

Baca juga: Ini Penyebab Mobil Turun Mesin dan Biaya yang Harus Dikeluarkan 

Pengertian Compound Mobil dan Fungsinya

Melansir dari laman Suzuki, Selasa (22/11/2022), compound merupakan jenis bahan yang sifatnya abrasif dan digunakan untuk memoles. Sifat abrasifnya bervariasi tergantung dengan jenisnya. Penggunaan compound adalah sebagai bahan poles untuk menyamarkan baret yang halus.

Anda pemilik kendaraan pasti pernah mendapati bodi mobil atau motor mengalami baret. Adanya baret ini akan mengurangi tampilan kendaraan, nah dengan bantuan dari compound mobil, semua baret akan hilang seketika karena tersamarkan.

Secara umum ada beberapa fungsi compound yang penting bagi kendaraan. Berkat fungsinya ini kebanyakan bengkel selalu menyediakan bahan compound. Apa saja fungsinya?

1. Mengatasi goresan pada mobil

Goresan atau lecet pada mobil ada hal yang sulit untuk dihindari. Anda tidak perlu khawatir ketika muncul baret, karena masalah ini bisa diatasi tanpa harus mengecat ulang secara keseluruhan.

Baret yang muncul pada mobil biasanya hanya merusak bagian lapisan cat saja. Untuk mengatasinya diperlukan compound untuk menghilangkan atau menyamarkannya. Jadi fungsi utama dari compound adalah untuk memperbaiki baret tanpa mengecat ulang.

2. Melicinkan permukaan bodi kendaraan

Fungsi yang kedua adalah untuk membuat permukaan kendaraan menjadi lebih licin. Walaupun tidak ada baret yang muncul pada bodi mobil, compound tetap bisa digunakan. Umumnya adalah setelah proses pencucian mobil.

Permukaan mobil yang licin akan tampak kinclong dan tidak mudah tertempel oleh debu. Mobil juga akan lebih mudah dibersihkan karena permukaannya yang licin. Dengan begitu warna cat mobil akan lebih awet.

3. Menghilangkan percikan aspal

Saat berkendara di jalanan beraspal, bodi mobil tidak akan terhindar dari percikan aspal. Khususnya pada bagian samping bodi dan tidak bisa dihilangkan hanya menggunakan air sabun saja. Percikan aspal yang tidak dihilangkan akan membuat cat menjadi rusak.

Oleh karena itu agar bekas aspal yang menempel itu hilang, dibutuhkan compound mobil. Tujuannya agar percikan aspal hilang tetapi tidak merusak permukaan cat. Mobil Anda pun akan terlihat seperti baru kembali.

4. Menghilangkan jamur

Mobil yang jarang dibersihkan atau karena kualitas cat yang buruk membuat jamur mudah untuk tumbuh. Jamur pada kendaraan juga tak bisa hanya dibersihkan menggunakan air sabun saja, namun dibutuhkan compound.

Jamur akan terkikis dengan compound yang sifatnya abrasif. Compound sangat bermanfaat juga untuk mengatasi noda membandel pada beberapa bagian seperti pada bagian pintu mobil.

Apa Saja Jenis-Jenis Compound untuk Mobil?

Apabila Anda berencana untuk menggunakan compound sendiri, perlu diperhatikan pemilihan jenisnya. Bahan compound ada banyak jenisnya yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Berikut ini jenis compound yang bisa Anda dapatkan.

1. Compound berwarna merah

Jenis yang pertama bisa dibedakan dari warnanya yang merah kecoklatan. Tingkat abrasif yang dimiliki compound ini paling tinggi dan biasanya tidak disarankan untuk pengguna awam. Sifatnya yang abrasif bisa mengikis cat mobil secara berlebihan.

Kebanyakan tukang cat mobil juga cukup jarang menggunakannya kecuali kasus baret yang parah dan membutuhkan pengecatan ulang. Selain digunakan pada bodi mobil, compound merah juga bisa diaplikasikan pada kaca untuk menghilangkan baret memanfaatkan mesin poles.

2. Compound berwarna putih

Jenis yang kedua juga bisa langsung dikenali dari warnanya yang putih. Kompon ini juga abrasif meskipun tidak sekasar compound merah. Untuk menghilangkan baret cat mobil, kompon putih bisa digunakan oleh orang awam tapi harus tetap berhati-hati.

Jika berlebihan menggunakannya maka sama saja akan mengikis cat mobil dengan kasar. Biasanya tukang cat mobil akan menyarankan penggunaan jenis compound ketiga yaitu compound halus sebelum compound putih.

Alasannya karena compound halus masih belum bisa menghilangkan baret yang terlihat.

3. Compound halus

Merupakan jenis compound yang paling sering dijual dan banyak digunakan di berbagai kalangan. Apabila bumper atau body mobil terserempet kendaraan atau benda tumpul, maka compound halus adalah yang disarankan digunakan pertama kali.

Sama-sama memiliki sifat abrasif namun sangat rendah, sehingga tidak mengikis cat berlebihan sebanyak apapun digunakan. Fungsinya adalah untuk mengatasi berbagai macam baret halus yang paling sering muncul.

Compound mobil dijual dengan harga yang tidak mahal apapun jenisnya. Oleh karena itu siapa saja bisa membelinya, namun tetap perhatikan jenis mana yang tepat untuk Anda gunakan sendiri.

Bagaimana Cara Menggunakan Compound Mobil?

Jangan sembarangan ketika Anda sudah membeli compound lalu langsung mengaplikasikannya pada baret. Biasanya pada kemasan compound Anda tidak akan menemukan bagaimana cara menggunakannya dengan benar.

Sebaiknya Anda belajar dahulu bagaimana cara penggunaannya yang benar. Jangan sampai Anda kecewa dan harus mengeluarkan uang lebih untuk memperbaiki cat karena salah menggunakan compound.

Berikut ini langkah-langkah yang benar untuk mengaplikasikan compound pada bodi mobil apabila mengalami baret ringan.

1. Amati bagian baret dan bersihkan dengan air

Awali dengan mencari tahu bagian mana saja yang mengalami baret dan pastikan goresannya tidak terlalu dalam. Jika terlalu parah maka tentu saja perlu pengecatan ulang. Kemudian pada bagian goresan tersebut Anda harus membersihkannya.

Tak perlu membersihkan seluruh bagian mobil, fokuslah pada area yang tergores saja. Cara membersihkannya adalah dengan mengusapkan kain yang sudah dibasahi. Setelah itu keringkan dengan kain bersih. Tujuannya untuk membersihkan dari debu pasir.

2. Memoles permukaan goresan dengan compound halus

Seperti yang telah dijelaskan bahwa sebagai orang awam Anda sebaiknya hanya menggunakan compound halus saja yang tidak bersifat terlalu abrasif. Pemolesan ini bisa dilakukan secara manual dengan kain atau dengan alat poles.

Jika Anda melakukannya secara manual, pertama ratakan dulu compound halus dengan jari pada area yang tergores. Setelah itu baru gosok perlahan secara memutar sambil ditekan. Terus usap sampai goresan tak terlihat. Anda bisa mengulangi langkah sampai hasilnya optimal.

Namun jika menggunakan alat poles, Anda perlu melakukannya lebih perlahan ke seluruh area goresan. Tak perlu terburu-buru melakukannya karena kompon akan merata.

3. Membersihkan dengan air dan berikan pengilap

Cara menggunakan compound mobil yang terakhir adalah dengan membersihkan residu kompon dengan air. Anda akan melihat apakah goresan hilang, jika belum ulangi kembali aplikasi kompon. Jangan lupa untuk mengeringkannya dengan kain halus.

Anda juga bisa menambahkan pengkilap agar bekas kompon dan baret tak lagi terlihat. Permukaan baret pun tak akan terlihat kembali.

Cara ini sangat mudah dilakukan di rumah, tapi akan lebih mudah lagi jika Anda langsung datang ke bengkel resmi Body & Paint Suzuki terdekat. Tujuannya agar luka gores ringan atau berat bisa langsung diatasi secara baik oleh ahlinya.

Penggunaan compound mobil di bengkel resmi tentu lebih efektif karena peralatan lebih lengkap. Anda tak akan melihat lagi luka gores pada kendaraan kesayangan.

 

 

Penulis: Dani Agus
Editor: Dani Agus
Sumber: suzuki.co.id

Ruangan komen telah ditutup.