Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Jadi Korban Pencurian, Perempuan asal Majene Ini Telantar di Grobogan

Jadi Korban Pencurian, Perempuan asal Mameje Ini Telantar di Grobogan
Sukmayanti (19), warga Desa Temmerodo Kecamatan Temmerodo Kabupaten Majene, Sulawesi Barat telantar di Grobogan, Jawa Tengah. (Murinews/Istimewa)

Murianews, Grobogan – Perempuan asal Majene, Sulawesi Barat, Sukmayanti dilaporkan telantar di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Wanita berusia 19 tahun itu mengaku menjadi korban pencurian.

Wakapolsek Gubug, Iptu Sunarto menjelaskan, mulanya Sukmayanti hendak kabur dari rumah suaminya di Medan, Sumatra Utara. Namun, saat sampai di Jakarta, Sukmayanti jadi korban pencurian.

Saat itu, semua barang bawaannya, termasuk uang dan ponselnya raib. Hanya tersisa pakaian yang menempel di badannya.

Baca: Optimalkan Pengawasan, Panwascam Grobogan Dilatih Menulis Berita

Sukmayanti pun sempat telantar di sebuah terminal di Jakarta. Tak lama setelahnya, ia bertemu seorang warga Grobogan yang mengaku bernama Subronto Wibowo.

Oleh Subronto, Sukmayanti dijanjikan akan dibantu hingga ke Surabaya. Namun, sesampainya di Gubug, pria tersebut berpikir ulang. Akhirnya, perempuan tadi diantar ke Polsek Gubug untuk melaporkan kasus itu.

Di Polsek Gubug, Sukmayanti akhirnya dibantu untuk bisa berkomunikasi dengan keluarganya via video call. Iptu Sunarto mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan nomor seluler keluarga Sukmayanti, anggotanya langsung menghubungi.

’’Yang bersangkutan langsung disuruh menelpon keluarganya untuk memberitahu keberadaannya saat ini,’’ ungkap Sunarto.

Baca: Perbaikan Jalan Rusak Kawasaan Pasar Gubug Grobogan Diusulkan 2024

Meski pihak keluarga di Sulawesi sudah mengetahui keberadaannya, namun belum jelas kapan Sukmayanti dijemput. Sebab, pihak keluarganya mengaku tidak memiliki ongkos ke Grobogan.

Untuk sementara, Sukmayanti kini tinggal di rumah penampungan milik Dinas Sosial Grobogan, sembari menunggu jemputan dari pihak keluarganya.

 

Reporter: Saiful Anwar
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.