Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Alhamdulillah, Akhirnya Satpam PG Trangkil Pati Terima Uang Kompensasi

Alhamdulillah, Akhirnya Satpam PG Trangkil Pati Terima Uang Kompensasi
Satpam PG Trangkil tampak bungah usai menerima uang kompensasi. (Murianews/Istimewa)

Murianews, Pati – Puluhan satpam yang ditempatkan di PG Trangkil Pati akhirnya bisa bernapas lega. Itu setelah uang kompensasi habisnya kontrak yang jadi hak mereka telah cair, Senin (21/11/2022).

Kuasa hukum satpam PG Trangkil, Bambang Heru Sukamtono mengatakan uang kompensasi itu sempat macet alias belum diberikan kepada klien. Hingga akhirnya, pihaknya meminta audiensi di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Pati.

Mediasi pertama yang digelar pekan lalu belum menuai hasil. Baru setelah mediasi kedua, uang kompensasi dibayarkan. Audiensi itu digelar di Aula Disnaker Kabupaten Pati, Senin (21/11/2022) kemarin.

Baca: 46 Security PG Trangkil Pati Belum Dapat Kompensasi, Nilainya Rp 99,6 Juta

’’Untuk mediasi kemarin disepakati kompensasi tahun 2021 dibayarkan sebesar tagihan kita Rp 99,6 juta. Sudah diterima klien kami. Kemudian kompensasi tahun 2022 rencana dibayarkan awal tahun 2023,’’ ujar Bambang kepada Murianews, Selasa (22/11/2022).

Ia mengungkap uang kompensasi diserahkan oleh perusahaan outsourcing kliennya, yakni PT Diana Abadi Santosa (DAS) Surabaya. Setelah perusahaan itu menerima uang kompensasi dari PT Kebon Agung Unit PG Trangkil Pati.

’’Dari outsourcing sudah menyerahkan ke klien saya. Karena hari Jumat pekan lalu sudah dibayarkan dari PG Trangkil ke PT DAS. Kalau kompensasi tahun 2022 kan habis kontraknya per 31 Desember, sehingga dibayarkan ke klien kami pada awal tahun 2023,’’ pungkas dia.

Baca: Debu Pembakaran PG Trangkil Pati Juga Serang Desa Lain

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 46 satpam outsourcing PT DAS Surabaya yang ditempatkan di PT Kebon Agung Unit PG Trangkil Pati belum dibayarkan. Nilainya mencapai Rp 99,6 juta.

Kewajiban pembayaran kompensasi itu selepas terbitnya PP 35 tahun 2020 tentang pelaksanaan dari UU Cipta Kerja. Di mana karyawan kontrak yang masa kontraknya berakhir mendapatkan hak kompensasi sebesar satu bulan gajinya. Uang ini sebagai kompensasi atas selesainya masa kontrak.

 

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.