Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Polresta Pati Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Cianjur

Polresta Pati Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Cianjur
Jajaran Polresta Pati memanjatkan doa untuk korban bencana gempa di Kabupaten Cianjur. (Murianews/Umar Hanafi)

Murianews, Pati – Jajaran Polresta Pati, Jawa Tengah turut berempati pada korban bencana alam gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat. Mereka pun menggelar doa bersama untuk korban bencana alam itu.

Ratusan anggota mengikuti doa bersama di halaman Polresta Pati, Selasa (22/11/2022). Mereka tampak khusyuk menengadahkan tangan berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa agar warga Cianjur diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi bencana.

Plt Kapolresta Pati AKBP Christian Tobing mengatakan, doa bersama ini merupakan wujud empati pihaknya pada warga Cianjur. Ia berharap para korban bencana di Kabupaten Cianjur tidak merasa sendirian dalam menghadapi bencana ini.

Baca: Polisi Sebut 90 Persen Korban Gempa Cianjur Teridentifikasi

’’Polresta Pati melaksanakan doa bersama bagi saudara kita yang mengalami musibah di Cianjur. Yang mengalami gempa. Kami berdoa agar mereka diberikan ketabahan, kekuatan, keikhlasan dan kesehatan oleh Allah SWT,’’ ujar AKBP Christian Tobing.

Sebelum memanjatkan doa bersama, apel pagi digelar. Dalam apel ini, AKBP Christian Tobing meminta jajarannya untuk melayani masyarakat dengan ikhlas.

’’Ini bagian dari merajut kebhinekaan. Kegiatan sosial bersama dengan masyarakat. Kami membentuk memberikan pelayanan terbaik melalui kegiatan Polresta Pati,” tutur dia.

Baca: Jokowi Minta Menteri PUPR Bangun Rumah Antigempa di Cianjur

Diketahui, Kabupaten Cianjur diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 5,6 pada Senin (21/11/2022). Gempa itu meluluhlantakan daerah itu dan membuat bangun rusak.

Selain itu, lebih dari 160 orang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur pun menetapkan status tanggap darurat bencana gempa.

Reporter: Umar Hanafi
Editor: Zulkifli Fahmi

Ruangan komen telah ditutup.