Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.

Metro Jateng

Hadiri Munas Hipmi, Ganjar Jemput Puan di Bandara Adi Soemarmo

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sambut Ketua DPR RI Puan Maharani di Bandara Adi Soemarmo. (dok. IG Ganjar Pranowo).

Murianews, Solo – Gubernur Jawa tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menjemput Ketua DPR RI Puan Maharani ke Bandara Adi Soemarmo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) ke-17 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Solo.

Momen tersebut terekam dalam video dan dibagikan langsung oleh Ganjar melalui akun Instagram resminya. Dalam unggahannya itu, Ganjar menambahkan keterangan lokasi Bandara Adi Soemarmo dalam unggahan menyambut langsung Puan Maharani.

Berdasarkan pantauan, video itu dimulai dengan pesawat yang ditumpangi Puan sedang mendarat di Bandara. Selang beberapa waktu, Puan keluar dan langsung bersalaman dengan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah tokoh termasuk Ganjar.

Setelah itu, Puan langsung menuju mobil. Puan berada di dalam mobil mengenakan masker putih duduk di baris kedua kursi. Sementara itu, Ganjar Pranowo yang mengenakan batik berdiri langsung di depan pintu mobil Puan Maharani.

”Mbak Puan langsung ke lokasi ya (Acara munas Hipmi)?” tanya Ganjar.

Puan pun langsung mengiyakan. Ia pun kembali bertanya kepada Ganjar terkait kehadirannya ke acara Hipmi tersebut. ”Mas juga kan?” timpal Puan.

”Iya,” jawab Ganjar.

Selain itu, Puan pun kembali melontarkan pertanyaan kembali. Dalam kesempatan tersebut Puan sempat bertanya apakah Ganjar merupakan menjadi salah satu anggota Hipmi.

”Mas (Ganjar) anggota Hipmi juga? Kok punya seragam? selorok Puan

”Enggak, Cuma tuan rumah (dapat batik Hipmi),” jawab Ganjar.

Belakangan diketahui baik Ganjar dan Puan mengenakan batik yang sama dan merupakan seragam Munas Hipmi. Beberapa tamu undangan juga mengenakan batik yang sama, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang membuka munas.

 

Reporter: Supriyadi
Editor: Supriyadi

Ruangan komen telah ditutup.